SUKABUMITIMES.com – Koordinator Aksi 2626 Sukabumi Menggugat, Mauly Fahlevi Prawira, menegaskan dirinya tetap akan hadir dalam Aksi Bela Rakyat 2626 Jilid II yang dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi pada Jumat, 26 Juni 2026 mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan Mauly Fahlevi Prawira atau yang akrab disapa Kang Levi setelah beredarnya flyer di media sosial yang menyebut dirinya tidak terlibat dalam aksi lanjutan tersebut. Menurutnya, informasi yang beredar itu tidak benar dan tidak pernah dibuat oleh dirinya maupun tim penyelenggara aksi.
“Saya selaku Koordinator Aksi 2626 Sukabumi Menggugat tidak pernah sekalipun membuat flyer yang memuat isi ketidak terlibatan dalam aksi lanjutan,” tegas Kang Levi dalam pernyataan tertulis yang diterima Sukabumitimes.com, Minggu (21/6/2026) malam.
Kang Levi menilai flyer yang beredar luas di berbagai platform media sosial tersebut merupakan informasi menyesatkan yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu. Ia menyebut narasi yang berkembang tidak memiliki dasar yang jelas dan berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
“Flyer yang berseliweran di media sosial mengenai ketidakikutsertaan saya dalam Aksi 2626 Jilid II adalah hoaks dan tidak berdasar,” ujarnya.
Ia mengaku prihatin masih adanya upaya-upaya propaganda yang dinilai dapat mengganggu semangat kebersamaan masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara konstitusional.
“Sangat ironi sekali ketika propaganda-propaganda ini terus dilakukan oleh pihak yang tidak memiliki rasa tanggung jawab dengan tujuan memecah belah,” katanya.
Lebih lanjut, Kang Levi menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak yang dijamin oleh negara. Menurutnya, masyarakat memiliki ruang yang sah untuk menyampaikan aspirasi selama dilakukan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.
“Jelas bahwa setiap warga negara itu dalam menyampaikan aspirasi dilindungi oleh undang-undang,” ucapnya.
Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum yang memberikan jaminan kepada masyarakat untuk menyuarakan pendapat secara terbuka dan bertanggung jawab.
Karena itu, Kang Levi memastikan dirinya akan tetap hadir dan bergabung bersama berbagai elemen masyarakat dalam Aksi Bela Rakyat 2626 Jilid II yang akan digelar pekan depan.
“Hadir, aksi 2626 nanti saya akan hadir bersama-sama dengan elemen masyarakat Kota Sukabumi lainnya,” tandasnya.
Tak hanya membantah isu yang beredar, Kang Levi juga mengajak masyarakat untuk melihat aksi tersebut sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang sehat. Ia berharap masyarakat dapat memberikan dukungan terhadap kegiatan yang bertujuan menyampaikan aspirasi rakyat secara damai.
“Justru saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk hadir dan mendukung aksi 2626 nanti sebagai bentuk dinamika demokrasi yang positif,” ajaknya.
Menurutnya, aksi yang akan digelar di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi itu tidak hanya menjadi sarana penyampaian aspirasi, tetapi juga dapat dijadikan momentum untuk memperkuat persatuan dan silaturahmi antarwarga.
“Aksi Bela Rakyat ini bisa dijadikan momentum evaluasi sekaligus mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Kang Levi berharap kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan tertib dan membawa pesan positif bagi kemajuan daerah. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan doa bersama demi masa depan Kota Sukabumi yang lebih baik.
“Serta bisa juga kita jadikan sebagai seremonial pengkhidmatan untuk memanjatkan do’a secara bersama-sama untuk kebaikan Kota Sukabumi ke depannya,” pungkasnya. (sya)






























