SUKABUMITIMES.com — Transformasi pembelajaran bahasa asing di lingkungan madrasah terus mengalami penguatan melalui integrasi teknologi digital dan kolaborasi internasional.
Hal tersebut tercermin dalam kegiatan English Zoom Class yang diselenggarakan oleh MAN 2 Kota Sukabumi bekerja sama dengan Peace Corps Indonesia pada Jumat (6/2/2026) yang lalu.
Melalui sesi pembelajaran daring tersebut, para siswa berkesempatan berinteraksi langsung dengan relawan penutur asli (native speaker), Miss Emina, yang berasal dari Georgia, Amerika Serikat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program kolaborasi berkelanjutan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi komunikatif siswa dalam bahasa Inggris sekaligus memperluas wawasan lintas budaya.
Dalam sesi interaktif tersebut, siswa dilatih mempraktikkan percakapan tematik yang relevan dengan situasi keseharian. Pendekatan komunikatif (communicative language teaching) yang diterapkan mendorong partisipasi aktif, respons spontan, serta kemampuan menyampaikan opini secara terstruktur.
Metode ini dinilai efektif dalam membangun kelancaran berbicara (fluency) dan ketepatan penggunaan bahasa (accuracy) secara simultan.
Kegiatan ini turut didampingi oleh tim guru Bahasa Inggris MAN 2 Kota Sukabumi, yakni Susi Suswati, Gumelar Rizki Ramadansyah, dan Hera Septy Gandini.
Peran pendidik difokuskan pada fasilitasi interaksi, penguatan pemahaman konteks budaya, serta integrasi materi pembelajaran dengan praktik komunikasi autentik.
Susi Suswati menjelaskan, program tersebut dirancang untuk mengatasi hambatan psikologis siswa dalam menggunakan bahasa asing, khususnya rasa canggung dan kurang percaya diri.
“Eksposur terhadap aksen asli (native accent) dan konteks budaya penutur memberikan pengalaman belajar yang autentik. Hal ini berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri serta kompetensi pragmatik siswa,” ujarnya.
Secara pedagogis, kolaborasi lintas negara ini merepresentasikan implementasi pembelajaran berbasis global (global-based learning) yang menekankan pada literasi komunikasi internasional, sensitivitas budaya, dan adaptasi terhadap dinamika global.
Pemanfaatan platform digital seperti Zoom juga menunjukkan optimalisasi teknologi sebagai medium pembelajaran jarak jauh yang efektif dan inklusif.
Melalui inisiatif ini, MAN 2 Kota Sukabumi menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21, khususnya dalam aspek komunikasi global dan penguatan karakter peserta didik di era digital. (rus)
































