Satu Jam Pertama Kunci Selamatkan Korban, Satlinmas Sukabumi Dilatih Tanggap Darurat

SUKABUMITIMES.com – Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satunya melalui kegiatan Sagaratna Sajamtama (Satlinmas Tanggap Darurat Bencana Satu Jam Pertama) yang resmi dibuka Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Barat di kawasan Salabintana, Kabupaten Sukabumi.

Program ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai garda terdepan dalam memberikan respons cepat ketika bencana terjadi. Fokus utama pelatihan adalah meningkatkan kemampuan personel pada satu jam pertama pascabencana, periode yang dikenal sebagai waktu paling menentukan dalam proses penyelamatan korban dan penanganan darurat.

Kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Deni Yudono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh dan siap menghadapi berbagai ancaman bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Melalui kegiatan ini, personel Satlinmas dibekali pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan teknis agar mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur saat menghadapi kondisi darurat. Satu jam pertama merupakan fase yang sangat krusial dalam penyelamatan korban maupun penanganan awal bencana,” ujar Deni.

Menurutnya, pelatihan tidak hanya berisi materi teori, tetapi juga pembekalan praktik lapangan, simulasi penanganan bencana, hingga penguatan koordinasi antarinstansi..

” Dengan demikian, setiap personel diharapkan mampu mengambil keputusan secara cepat sekaligus bekerja sama dengan berbagai unsur penanggulangan bencana di lapangan,” paparnya.

Deni menegaskan, keberadaan Satlinmas memiliki peran yang sangat penting karena menjadi ujung tombak yang pertama kali bersentuhan dengan masyarakat saat terjadi keadaan darurat. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi dan profesionalisme personel menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.

Ia berharap melalui Sagaratna Sajamtama akan lahir personel Satlinmas yang semakin tangguh, disiplin, profesional, serta memiliki jiwa pengabdian tinggi dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan dan kesiapsiagaan, kami ingin memastikan Satlinmas selalu sigap, tanggap, dan siap mengabdi. Kehadiran mereka di tengah masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun Jawa Barat yang tangguh dan berdaya menghadapi setiap potensi bencana,” bebernya.

“Melalui kegiatan ini, kami optimistis kualitas sumber daya manusia Satlinmas akan semakin meningkat sehingga mampu menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penanganan bencana sekaligus meminimalkan risiko jatuhnya korban saat situasi darurat terjadi,” harapnya. (stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *