4 WB Lapas IIB Sukabumi Dapat Remisi Langsung Bebas, Diki Saptaji: Ingin Menyusun Hidup Lebih Baik Lagi

SUKABUMITIMES.com — Diki Saptaji, warga Siliwangi Kota Sukabumi, akhirnya menghirup udara bebas setelah menjalani masa pembinaan selama 1 tahun 2 bulan lebih di Lapas Kelas IIB Nyomplong.

Kebebasan tersebut menjadi momentum bagi Diki untuk menata kembali kehidupannya dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Namun Diki tidak sendiri, karena ada ketiga warga binaan (WB) lainnya yang juga mendapat remisi di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dinyatakan bebas murni setelah potong remisi tersebut.

Saat ditanya mengenai perasaannya setelah bebas, Diki mengaku bersyukur kepada Allah SWT sekaligus bangga dengan berbagai proses pendidikan dan pembinaan yang telah diterimanya selama berada di dalam lapas.

“Ya, menyusun hidup lebih baik lagi aja,” kata Diki kepada sukabumitimes.xom ketika diwawancarai setelah keluar dari lapas IIB Sukabumi pada Senin (17/8/2026).

Ia mengaku banyak mendapatkan pendidikan dan pembinaan dari para petugas selama menjalani masa pidana.

Selama di sini dapat pendidikan-pendidikan yang alhamdulillah semua Bapak-Bapak di sini bener-bener mendidik. Sekarang jalannya lebih bener,” ujarnya.

Diki mengungkapkan, dirinya telah menjalani masa pembinaan selama lebih dari satu tahun.

“Saya jalanin 1 tahun 2 bulan lebih,” ungkapnya.

Setelah bebas, Diki mengatakan belum memiliki rencana yang terlalu spesifik. Baginya, hal terpenting adalah menjalani kehidupan dengan lebih baik dan menyerahkan urusan rezeki kepada Allah SWT.

“Yang penting lebih baik aja dulu, ya. Untuk rezeki mungkin Allah yang atur segala sesuatunya,” tuturnya.

Selama berada di Lapas Kelas IIB Nyomplong, Diki juga mengaku mendapatkan berbagai pelatihan dan pembinaan, mulai dari pembinaan kerohanian hingga pendidikan lainnya.

“Semua komplit. Kerohanian, pembinaan, segala lain-lain semua saya dapatin di sini,” katanya.

Atas berbagai pembinaan yang diterimanya, Diki menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Lapas Kelas IIB Nyomplong.

“Alhamdulillah saya terima kasih ke Lapas Kelas IIB Nyomplong. Terima kasih yang sebesar-besarnya,” ucapnya.

Hari kebebasan itu pun langsung dimanfaatkan Diki untuk pulang dan berkumpul kembali bersama keluarganya. Ia memastikan sudah berkomunikasi dengan keluarga sebelum meninggalkan lapas.

“Saya pulang, pulang,” katanya singkat.

Diki juga mengaku tidak menyangka dirinya bisa mendapatkan remisi selama dua bulan. Menurutnya, remisi tersebut menjadi salah satu hal yang membuat dirinya semakin bersyukur.

“Perasaan senang tentunya. Saya enggak kira juga hampir 1 tahun 2 bulan ini udah dapat remisi, ya mungkin dari perilaku dan semua yang saya perbuat di sini baik, jadi saya dapat remisi selama 2 bulan ini,” ungkapnya.

Menurut Diki, pengalaman selama menjalani pembinaan di lapas memberikan banyak pelajaran berharga yang sebelumnya tidak ia dapatkan ketika berada di luar.

“Pengalaman banyak sekali lah. Alhamdulillah ilmu-ilmu yang saya enggak dapat di luar, saya dapat di sini,” ujarnya.

Kini, setelah kembali ke tengah masyarakat, Diki berharap dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan menerapkan berbagai ilmu serta pembinaan yang telah diterimanya selama berada di lapas.

“Yang penting lebih baik aja dulu,” pungkas Diki. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *