SUKABUMITIMES.com – Suasana dini hari yang tenang di ruas Jalan Perintis Kemerdekaan, Kampung Bantarmuncang Wetan, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, mendadak berubah tegang.
Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, melibatkan mobil pribadi dan kendaraan ambulans.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, menjelaskan insiden bermula saat sebuah Toyota Avanza bernomor polisi F 1355 YN yang dikemudikan FD (19), melaju dari arah Cibadak menuju Cikembang. Saat melintasi tikungan ke kiri yang kemudian lurus, kendaraan diduga melaju dalam kondisi tidak terkendali.
“Pengemudi diduga tidak mampu menguasai laju kendaraan dengan baik, sehingga mobil oleng ke kiri dan menabrak tembok rumah warga,” ujar Wangsit.
Lebih lanjut, Ipda Wangsit menerangkan, benturan keras itu rupanya belum menghentikan laju kendaraan. Mobil kembali terpental ke arah kanan jalan, menghantam tiang listrik, lalu mengenai sebuah ambulans Suzuki APV bernomor polisi F 9979 AA yang tengah melintas.
“Ambulans dikemudikan KN (60), warga Kota Bogor, yang saat itu membawa seorang penumpang berinisial AM (43). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelasnya.
“Seluruh pihak yang terlibat selamat. Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka-luka,” sambungnya.
Meski demikian, kata Ipda Wangsit, kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp30 juta. Kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup serius, terutama pada bagian depan akibat benturan beruntun.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kondisi jalan saat itu terbilang baik. Jalan beton dalam keadaan lurus, cuaca cerah, arus lalu lintas lancar, serta dilengkapi marka jalan. Lingkungan sekitar juga merupakan kawasan permukiman warga,” terangnya.
Pihak kepolisian, kata Ipda Wangsit lagi mengimbau kepada para pengendara untuk tetap berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hingga dini hari.
“Faktor kelalaian dan kurangnya konsentrasi sering menjadi penyebab utama kecelakaan. Kami mengingatkan agar pengemudi selalu waspada dan menjaga kecepatan kendaraan,” tegas Wangsit. (stm)






























