Pinjaman Online Masyarakat Indonesia per November 2025 Meningkat 25 Persen Jadi Rp94,85 Triliun 

SUKABUMITIMES.COM – Menurut data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa penyaluran kredit daring atau pinjam online per November 2025 sebesar Rp94,85 triliun.

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, bahwa pinjol meningkatkan 25,45 persen secara tahunan atau dari bulan yang sama tahun 2024.

Bukan hanya itu, resiko kredit bermasalah untuk pinjaman daring juga meningkat hampir dua kali lipat.

“Tingkat risiko kredit secara agregat atau TWP 90 berada di posisi 4,33% pada November 2025,” kata Agusman, dalam paparan hasil Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK periode Desember 2025 pada Jumat (9/1/2026).

Sebelumnya rasio TWP 90 hanya berada di kisaran 2,76% pada Oktober 2025 dan 2,52% pada November 2024.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan di OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan kinerja intermediasi perbankan relatif terjaga.

Hal ini terlihat dari rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) Gross dan Net yang semakin membaik, masing-masing ke level 2,21% dan 0,86% sepanjang November 2025. Sedangkan di bulan sebelumnya, NPL Gross berada di level 2,25% dan NPL Net 0,90%.

“Loan at Risk (LAR) juga ikut turun menjadi 9,22% pada November 2025, dari sebelumnya 9,41% pada Oktober 2025,” jelas Dian, dalam pemaparannya. (*/sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *