SUKABUMITIMES.COM – Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi mengungkapkan terkait dengan peristiwa pembacokan di malam pergantian tahun 2026 yang terjadi di Jalan Cikole Kecamatan Cikole, pihaknya mengaku belum menerima laporan korban atau keluarga korban.
Hal tersebut diungkapkan AKBP Rita Suwadi ketika dikonfirmasi awak media terkait adanya insiden di malam tahun baru di dekat Kantor Balai Kota Sukabumi 2026.
“Kami belum menerima laporan dari pihak korban atau keluarga korban,” ungkapnya Jumat (2/1/2026)
Dia menegaskan apabila pihak korban melakukan pelaporan, maka pihak kepolisian akan segera menindaklanjutinya.
“Kalau ada laporan pasti kita tindak lanjuti,” tegasnya.
Namun begitu, AKBP Rita menyebut bahwa akan tetap menelusuri peristiwa yang menyebabkan ke empat korban dilarikan ke IGD RSUD R Syamsudin SH tersebut.
Sebelumnya perlu diketahui bahwa di malam pergantian tahun baru 2026 M yang seharusnya diperingati dengan suka cita oleh masyarakat kota Sukabumi, ternyata dinodai dengan ulah sekelompok pemuda yang diduga gerombolan genk motor yang memang sudah sering meresahkan masyarakat.
Akibatnya, sebanyak empat warga harus dilarikan ke rumah sakit, karena luka bacok dan harus mendapatkan perawatan secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin SH (Bunut).
Sungguh ironis, lokasi kejadian perkara justru berada di dekat lokasi pusat pemerintahan Kota Sukabumi, tepatnya di Jalan Cikole Kecamatan Cikole. Perkiraan jarak Balai Kota dengan TKP kurang lebih 100 meter.
Sebanyak dua dari empat warga korban di malam tahun baru 2026 Masehi tersebut harus menjalani perawatan intensif karena luka bacokan yang dideritanya. Memang mereka sudah mendapat perawatan medis, tapi dua warga yang terluka parah masih harus menjalani tindakan medis lanjutan dengan operasi. (sya)































