SUKABUMITIMES.COM – Jasuke atau jagung susu keju kembali menjadi camilan favorit masyarakat, terutama di kalangan anak muda dan pelajar. Kini, jajanan klasik ini hadir dengan berbagai inovasi rasa dan topping menarik yang membuatnya semakin digemari. Dari rasa original hingga varian modern seperti coklat, tiramisu, oreo, dan mozarella, jasuke menjelma menjadi camilan yang tidak hanya lezat, tapi juga kekinian.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah jasuke mozarella, varian dengan lelehan keju yang meleleh sempurna di atas jagung manis panas. Tekstur lembut keju berpadu dengan gurihnya susu dan manisnya jagung menciptakan sensasi rasa yang sulit ditolak. Tak heran jika varian ini menjadi yang paling diminati dibanding rasa lainnya.
Menurut para penjual, varian mozarella mampu menyumbang hingga 60 persen dari total penjualan harian. Pembeli rata-rata berasal dari kalangan remaja sekolah dan mahasiswa yang mencari camilan hangat dengan tampilan menarik dan rasa premium. Beberapa pembeli bahkan rela antre demi mendapatkan varian mozarella yang sering kali cepat habis.
Meski menawarkan topping mewah seperti mozarella, harga jasuke masih terbilang ramah di kantong. Untuk satu cup berukuran sedang, pembeli hanya perlu mengeluarkan Rp10.000. Harga ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama di tengah banyaknya jajanan modern dengan harga yang jauh lebih tinggi.
Selain varian mozarella, penjual juga menghadirkan sejumlah pilihan topping lain seperti keju parut, susu kental manis, coklat leleh, hingga oreo crumble. Kombinasi rasa yang beragam ini membuat pembeli dapat menyesuaikan dengan selera masing-masing, bahkan bisa memesan campuran dua atau tiga topping sekaligus.
Konsep penyajian yang praktis dan tampilan yang menggoda juga menjadi faktor utama meningkatnya popularitas jasuke. Banyak penjual kini menyajikan jasuke dalam cup berwarna cerah dengan tambahan topping melimpah di bagian atas, sehingga menarik perhatian pembeli yang sekadar melintas.
Beberapa pelaku usaha kecil di Sukabumi bahkan mulai menjadikan jasuke sebagai produk andalan mereka di event atau bazar kuliner. Dengan modal yang relatif kecil, mereka bisa memperoleh keuntungan yang cukup menjanjikan karena bahan-bahan mudah didapat dan masa penyajian yang singkat.
Tren jasuke dengan varian mozarella ini menunjukkan bahwa inovasi sederhana bisa membawa dampak besar terhadap minat pasar. Dari jajanan kaki lima kini jasuke naik kelas menjadi camilan yang mampu bersaing di dunia kuliner modern. Dengan harga tetap terjangkau dan rasa yang terus berinovasi, jasuke membuktikan bahwa cita rasa lokal masih punya tempat istimewa di hati penikmat kuliner. (rus)






























