SUKABUMITIMES.COM – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sukabumi Soni Hermanto menyatakan, perlu pengelolaan secara profesional. Perlu adanya manajemen yang bagus dan harus diterapkan di sana.
Ini diungkapkan oleh Soni Hermanto ketika diwawancarai sukabumitimes.com sesaat setelah mengikuti upacara dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 117 tahun tingkat Kota Sukabumi di Lapang Apel Setda kota Sukabumi pada Selasa (20/5/2025).
“Perlu juga diatur jam-jam atau waktu untuk maintenance. Semua itu sudah terjadwal dan akan segera dilaksanakan. Kedepannya kita akan lebih bisa memanage,” ungkap Kadis PUTR Kota Sukabumi Soni Hermanto pada Selasa (20/5/2025).
Pihaknya juga menyatakan, bahwa pada prinsipnya atau rohnya Lapang Merdeka itu untuk olahraga.
“Akan kita coba kembalikan ke fungsi awalnya, yakni untuk kegiatan olahraga dan fungsi lainnya yang dilaksanakan oleh Pemerintah kota (Pemkot) Sukabumi,” tandasnya.
Saat ini pihaknya juga sedang Berkoordinasi dengan pihak-pihak yang menggunakan atau memanfaatkan Lapang Merdeka.
Berkenan dengan banyaknya yang sewa menyewa, pihak DPUTR Kota Sukabumi saat ini sedang melakukan pertemuan, berkoordinasi dan akan lakukan penertiban kedepannya, misalnya terkait dengan jam operasional serta pembatasan kepemilikannya.
“Prinsipnya kalau Lapang Merdeka untuk kegiatan olahraga, maka kegiatan yang lain harus bisa dikesampingkan,” tegasnya.
Berkaitan dengan pemeliharaan Lapang Merdeka, Soni Hermanto mengungkapkan bahwa ini sudah menjadi perhatian wali kota Sukabumi.
“Kedepannya kita sudah mengalokasikan anggaran yang sedianya untuk bisa memperbaiki Lapang Merdeka,” ujarnya.
Mengenai besaran anggaran perawatan, pihaknya mengakui memang belum equals artinya minim, namun pak wali kota sudah mengalokasikan untuk pemeliharaan lapang merdeka.
“InsyaAllah mulai dari anggaran perubahan tahun 2025 ini,” terangnya.
Tidak lupa Soni berpesan kepada masyarakat yang menggunakan Lapang Merdeka untuk sama-sama bijak. Artinya bahwa tanggung jawab memelihara fasilitas publik itu bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemda saja, namun jadi tanggung jawab bersama.
“Memang betul bahwa fasilitas publik itu diperuntukkan bagi masyarakat, tetapi juga harus bijak dalam menggunakannya atau memakainya,” pungkasnya. (sya)




























