Badminton Kapolres Sukabumi Kota Cup 2026 Berhadiah Rp20 Juta, AKBP Sentot: Menang-Kalah Bukan Tujuan Utama

SUKABUMITIMES.com – Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menyatakan bahwa Turnamen Badminton Kapolres Sukabumi Kota Cup 2026 bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet bulutangkis potensial sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

Turnamen yang digelar di GOR Ciaul Ngahiji mulai 16 hingga 21 Juni 2026 itu merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan total hadiah mencapai Rp20 juta.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Sukabumi Kota yang didampingi Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) PBSI Kota Sukabumi Idhan Rusmaindarsah saat diwawancarai sukabumitimes.com ketika membuka Tournament Badminton Kapolres Sukabumi Kota Cup 2026 di GOR Ciaul Ngahiji pada Selasa (16/6/2026).

“Kegiatan ini bertujuan menjaring bibit-bibit berprestasi dari Sukabumi yang nantinya mampu mengharumkan nama Kota Sukabumi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar AKBP Sentot Kunto Wibowo.

Menurut Sentot, antusiasme masyarakat terhadap turnamen tersebut sangat tinggi. Awalnya panitia menargetkan sebanyak 64 pasangan peserta, namun hingga penutupan pendaftaran jumlah peserta mencapai 87 pasangan yang berasal dari Kota dan Kabupaten Sukabumi.

“Pada hari ini kami menyelenggarakan Turnamen Badminton Kapolres Cup 2026 di GOR Ciaul Ngahiji dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kami telah menerima pendaftaran sebanyak 87 pasangan yang akan bertanding dari tanggal 16 sampai 21 Juni. Semoga acara ini berjalan lancar dan masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan,” katanya.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut, mulai dari panitia, pengurus PBSI Kota Sukabumi hingga para sponsor dan masyarakat.

“Saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia yang telah memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan kegiatan ini. Dukungan dari berbagai pihak sangat berarti sehingga turnamen ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Dalam pesannya kepada para peserta, Sentot menegaskan bahwa nilai sportivitas harus menjadi prioritas utama selama pertandingan berlangsung.

“Bagi seluruh peserta, saya harapkan tetap semangat, bertanding secara sportif, dan tentunya menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Yang jelas kita di sini ngariung, bersilaturahmi, dan bersama-sama menjaga kamtibmas agar Kota Sukabumi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa Turnamen Badminton Kapolres Cup akan diupayakan menjadi agenda rutin tahunan.

“InsyaAllah ini akan kita jadikan agenda rutin setiap tahun ataupun pada momen-momen khusus. Jika diberikan kesempatan dan waktu, kami akan terus melaksanakan kegiatan serupa,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPD RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat, Alfiansyah Bustami atau yang lebih dikenal sebagai Komeng, menyambut positif pelaksanaan turnamen tersebut. Dengan gaya khasnya, Komeng menilai olahraga merupakan aktivitas yang memberikan kepastian prestasi.

“Yang namanya olahraga itu sesuatu yang jelas. Kalau tidak jelas berarti olah ragu,” ujar Komeng yang langsung disambut tawa para peserta dan tamu undangan.

Meski dibalut humor, Komeng menegaskan bahwa turnamen ini memiliki manfaat besar bagi masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun pembinaan atlet.

“Mudah-mudahan kegiatan ini lancar, menyenangkan, menjadi hiburan bagi masyarakat Sukabumi, sekaligus mampu menjaring prestasi khususnya atlet bulutangkis sehingga nanti ada atlet dari Sukabumi yang bisa mendunia,” katanya.

Menurut Komeng, semangat yang dibangun Kapolres melalui turnamen tersebut adalah mengajak masyarakat hidup sehat secara menyeluruh.

“Pesannya Pak Kapolres sudah jelas, sebenarnya ingin menyehatkan masyarakat. Kalau orang sehat itu pikirannya enggak mungkin negatif, pasti positive thinking. Jadi maunya Pak Kapolres semua warga Sukabumi sehat, baik jiwa, rohani maupun jasmani,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat yang sehat akan lebih kreatif dan produktif dalam membangun daerahnya.

“Masyarakat yang sehat akan semakin kuat, semakin kreatif, dan mencari hal-hal positif untuk meningkatkan kotanya sendiri. Karena itu saya melihat kegiatan ini sangat membantu masyarakat dan patut diapresiasi,” katanya.

Terkait rencana menjadikan turnamen tersebut sebagai agenda tahunan, Komeng menyatakan dukungan penuh.

“Bagus, sesuatu yang bagus memang harus dirutinkan. Dengan begitu yang jelek-jelek bisa hilang,” ujarnya sambil bercanda.

Tak berhenti di situ, Komeng bahkan melontarkan ide khasnya tentang pembinaan atlet.

“Kalau saya mungkin nanti bikin DPA, Daftar Pencarian Atlet. Jadi kita mencari juara-juara dan atlet-atlet top yang bisa membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *