SUKABUMITIMES.com – Ketua KONI Kota Sukabumi, Yoseph Mahdi Yunansyah menegaskan bahwa Pihkanya tetap optimis menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026, meskipun masih dihantui oleh permasalahan anggaran yang belum pasti
Meski begitu, dirinya berani menargetkan perolehan sebanyak 12 medali emas pada pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Hal tersebut disampaikannya setelah melakukan penandatanganan MoU antara pihak Primaya Hospital dengan KONI Kota Sukabumi yang berlangsung di Aula Primaya Hospital pada Minggu (10/5/2026).
“Kami dari KONI terus berikhtiar mencari dukungan dari pihak lain melalui berbagai kerjasama dengan instansi maupun perusahaan,” jelasnya.
“Pertama kali dan saya juga akan bekerja sama dengan berbagai instansi atau perusahaan-perusahaan yang tadi tentang anggaran. Jadi sekarang mau tidak mau ya,” ujarnya.
Dirinya menolak untuk pasrah dan menyerah, bahkan ia menekankan keyakinannya bahwa jalan keluar dan rezeki akan datang selama terus berusaha dan bertakwa.
“Kita minta sama Allah sama-sama berdoa, mudah-mudahan Allah membuka jalan rezeki buat kita semua. Karena perangkat-perangkatnya sudah kita persiapkan dari mulai atlet, kerja sama dengan BPJS TK, dengan Primaya-nya sudah kita siapkan semua, tinggal Allah mengizinkan atau tidak memberangkatkan ke Porprov,” katanya.
Saat ditanya mengenai ketergantungan KONI terhadap anggaran pemerintah, ia menegaskan bahwa dirinya lebih menggantungkan harapan kepada Tuhan.
“Eh gini, saya tergantung sama Allah. Meskipun uang ada dari pemerintah, kalau Allah nggak izinkan, nggak bakalan berangkat,” tegasnya.
Menurut dia, KONI Kota Sukabumi saat ini tetap melakukan berbagai upaya agar kontingen bisa tampil di Porprov 2026 yang akan digelar di Bekasi, Depok, Bogor dan sejumlah daerah lainnya.
“Saya nggak pasrah, saya cari ke ditu ke dieu. Ketika Allah tidak mengizinkan, ya yang penting usaha dan ikhtiar kita yang wajib, hasilnya Allah yang menentukan,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, KONI sebelumnya mengajukan kebutuhan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk menghadapi Porprov.
“Kita kan mengajukan 5 miliar. Kalau misalkan kata Allah uangnya ada, kita nggak diizinkan berangkat, ya tetap nggak akan bisa berangkat. Jadi intinya cuma Allah,” ucapnya.
Meski begitu, ia memastikan tetap optimistis dan tidak menyerah terkait persoalan pembiayaan.
“Saya nggak pasrah. Biarin saja Wali Kota yang pasrah, saya mah moal,” kata orang nomor satu di KONI kota Sukabumi ini.
Terkait cabang olahraga yang akan diberangkatkan, ia menyebut jumlahnya diperkirakan di bawah 30 cabor dari total 47 cabang yang ada.
“Di bawah 30-an cabor,” ujarnya.
Sementara untuk target prestasi, KONI Kota Sukabumi membidik 12 medali emas di Porprov 2026.
“Target emas 12,” katanya.
Ia menilai target tersebut realistis meski kondisi anggaran belum sepenuhnya aman.
“12 nggak muluk-muluk. 12 itu kenapa? Karena satu tahun ada 12 bulan, satu hari 12 jam, satu malam 12 jam,” selorohnya.
Namun demikian, ia enggan membocorkan cabang olahraga yang diproyeksikan menyumbang medali emas.
“Nanti kalau saya bocorin, bahaya. Jadi saya akan rahasiakan dulu. Sekarang mah saya minta doa dari para pers semua, dari para atlet semua, bagaimana Allah bisa memberikan rezeki untuk kita untuk bisa berangkat Porprov 2026 nanti,” tandasnya.
“Insyaallah. Saya selalu optimis. Pokokna mah kumaha engke bae, kata Allah berangkat, berangkat; kata Allah nggak, nggak; kata Allah jadi, jadi. *Kun fayakun*. Amin,” pungkasnya. (sya)































