SUKABUMITIMES.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Barat merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Jawa Barat pada Kamis (23/4/2026).
Dalam rilis tersebut, sejumlah daerah termasuk Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas bervariasi, bahkan berpotensi lebat disertai kilat dan angin kencang.
Prakirawan BMKG menyampaikan bahwa kondisi cuaca sejak pagi hari cenderung cerah berawan hingga berawan. Namun demikian, potensi hujan tetap perlu diwaspadai di beberapa wilayah.
“Pada pagi hari (07.00–13.00 WIB), cuaca di Jawa Barat umumnya cerah berawan hingga berawan, namun berpotensi hujan ringan hingga sedang secara lokal di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Sukabumi,” ujar prakirawan dalam keterangannya, Kamis pagi.
Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diprediksi meningkat di berbagai daerah. Bahkan, wilayah Sukabumi masuk dalam kategori yang perlu kewaspadaan lebih tinggi.
“Pada siang dan sore hari (13.00–19.00 WIB), berpotensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah, dan hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten Bogor, Cianjur, Garut, serta Tasikmalaya,” lanjutnya.
Kondisi ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas atmosfer yang cukup signifikan, terutama di wilayah selatan Jawa Barat yang dikenal memiliki topografi pegunungan dan pesisir.
Tak hanya siang hari, potensi hujan juga masih berlanjut hingga malam. BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cukup dinamis.
“Pada malam hari (19.00–01.00 WIB), hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi secara lokal di sejumlah wilayah, termasuk Sukabumi dan sekitarnya,” jelasnya.
Sementara itu, pada dini hari kondisi cuaca cenderung berawan, meski masih ada peluang hujan ringan di beberapa titik.
“Dini hari (01.00–07.00 WIB) umumnya berawan, dengan potensi hujan ringan secara lokal di sebagian wilayah Tasikmalaya, Pangandaran, Indramayu, dan Cirebon,” tambahnya.
Secara umum, suhu udara di Jawa Barat berada pada kisaran 19 hingga 34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan cukup tinggi antara 55 hingga 95 persen. Adapun arah angin bertiup dari utara hingga timur laut dengan kecepatan antara 5 hingga 35 kilometer per jam.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini yang perlu menjadi perhatian serius masyarakat, khususnya di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
“Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada skala lokal antara siang hingga malam hari di sebagian wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten dan Kota Sukabumi,” tegas prakirawan.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah rawan longsor dan banjir. BMKG juga mengingatkan pentingnya memantau informasi cuaca terkini sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi,” pungkasnya. (sya)





























