Ketua DPRD Kota Sukabumi Angkat Bicara Terkait Stadion Suryakencana, Ini Pernyataan Lengkapnya

SUKABUMITIMES.com — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi Wawan Juanda memastikan pihak legislatif akan segera mengambil langkah strategis dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang terkait pemanfaatan Stadion Suryakencana.

Hal itu disampaikan setelah mengikuti gala dinner of diplomatic forum di Gedung Juang 45 pada Senin (21/4/2026).

Ia menyebut ini sebagai respons atas sorotan publik terhadap optimalisasi aset daerah yang dinilai belum maksimal.

Wawan Juanda mengungkapkan, Badan Anggaran (Banggar) DPRD telah menjadwalkan pemanggilan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) guna membahas secara khusus potensi dan arah pengembangan Stadion Suryakencana.

“Ya, kita ada rencana Banggar sudah mengundang TAPD untuk menyikapi yang ramai isu-isu seperti itu, salah satunya Suryakencana,” ujar Politisi dari PKS yang biasa dipanggil dengan Wanju.

Menurutnya, stadion tersebut memiliki peluang besar untuk dikembangkan tidak hanya sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga sebagai aset produktif yang mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di sisi lain, ia juga meminta masyarakat untuk memahami beban kerja Wali Kota Sukabumi yang saat ini cukup kompleks. DPRD, kata dia, siap berperan aktif membantu pemerintah daerah agar berbagai potensi bisa dimaksimalkan secara bersama-sama.

“Mohon dimaklumi Wali Kota dengan banyaknya luar biasa tugas, jadi kita akan bantu dalam hal ini DPRD untuk sama-samalah bekerja sama agar diberdayakan maksimal. Insyaallah itu akan jadi perhatian DPRD,” tegasnya.

Terkait regulasi penggunaan Stadion Suryakencana di luar kegiatan sepak bola, Ketua DPRD membuka kemungkinan tersebut selama tetap mengacu pada aturan yang berlaku dan memberikan manfaat nyata bagi daerah.

“Bisa saja itu terjadi, ya, kan agar jadi PAD. Kita akan bahas dengan Banggar dengan TAPD. Rencananya pekan ini. Jumat insyaallah kita akan bahas untuk mencari solusi penggunaan lapang,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa pembahasan ini tidak hanya terbatas pada Stadion Suryakencana saja. DPRD juga akan mengkaji berbagai aset daerah lain yang memiliki potensi serupa untuk dikembangkan secara optimal.

“Salah satunya juga, tidak hanya Suryakencana kan, banyak, ya,” tambahnya.

Langkah DPRD ini menjadi sinyal kuat adanya dorongan perubahan dalam pengelolaan aset daerah di Kota Sukabumi.

“Dengan kolaborasi antara legislatif dan eksekutif, diharapkan ke depan berbagai fasilitas publik dapat dimanfaatkan lebih maksimal tanpa mengabaikan fungsi utamanya,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *