Waspada, 1 Dari 3 Warga Meninggal Dunia Diduga DBD: Kota Sukabumi Gencarkan Fogging 

SUKABUMITIMES.COM – Hujan yang terus menerus di Kota Sukabumi dan sekitarnya, menyebabkan banyak nyamuk di sekitar rumah, termasuk nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah dengue (DBD). Sehingga DBD mulai mengintai masyarakat.

Sebagai langkah antispasi, pemerintah bersama warga menggalakkan penyemprotan (Fogging) guna memutus mata rantai DBD.

Camat Cikole Kota Sukabumi Caesar Anwar mengungkapkan, saat ini kita melakukan Foging di RW 05 dan 05 kelurahan Gunung Parang.

“Kita mendapat laporan warga masyarakat mengenai peningkatan jumlah nyamuk. Makanya kami menindaklanjuti dengan melaksanakan Fogging sengaja langkah antisipasi dan pencegahan agar penyebaran nyamuk Aedes aegypti tidak meluas dan membahayakan warga,” ungkap Caesar pada Senin.

Camat Caesar menuturkan, laporan awal datang dari warga yang melihat banyak nyamuk di lingkungan mereka.

“Atas inisiatif pihak RW dan kelurahan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi untuk mengajukan permohonan fogging,” lanjutnya.

Kami mengimbau kepada warga masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, Khusnul di musim hujan seperti sekarang ini. Air yang tergenang dapat menjadi sarang nyamuk yang membahayakan.

““Kalau ada kasus, segera lapor ke puskesmas agar bisa cepat ditindaklanjuti,” imbau camat Caesar.

Sementara itu, Ketua RW 06 Kelurahan Gunung Parang Indah Widyapuspita menjelaskan, kasus mencurigakan DBD terungkap setelah ada warga yang awalnya dirawat di rumah sakit dengan dugaan penyumbatan usus. Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan trombosit pasien turun dan ditemukan indikasi DBD.

“Ada tiga warga yang positif DBD. Satu pasien meninggal dunia dengan penyebab utama penyumbatan usus, namun ada komplikasi dengan penurunan trombosit,” kata Indah.

Ia menuturkan fogging digelar di dua RW yakni 05 dan 06.

“Untuk saat ini Fogging dilaksanakan di ke RW an 05 dan 06,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *