SUKABUMITIMES.com – Lurah Kebonjati, Yunan Ananda, menegaskan Pemerintah Kelurahan Kebonjati bergerak cepat menindaklanjuti kerusakan bangunan yang digunakan sebagai Posyandu Saluyu 1A di RT 03 RW 01, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, usai diterjang angin kencang pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
“Kami bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat. Tujuannya untuk memastikan kondisi bangunan sekaligus melakukan pendataan awal terhadap kerusakan yang terjadi,” ujar Yunan Ananda.
Menurutnya, pemerintah kelurahan tidak ingin penanganan berjalan lambat karena Posyandu Saluyu 1A merupakan fasilitas yang rutin dimanfaatkan masyarakat untuk pelayanan kesehatan.
“Langkah pertama yang kami lakukan adalah melaporkan kejadian ini kepada BPBD Kota Sukabumi agar segera dilakukan asesmen. Selanjutnya laporan tersebut akan diteruskan kepada Dinas Sosial, DPUTR, dan instansi terkait lainnya sesuai kewenangan masing-masing,” katanya.
Yunan menjelaskan, koordinasi lintas instansi sangat diperlukan agar proses penanganan dapat segera dilakukan dan pelayanan kesehatan masyarakat tidak terganggu terlalu lama.
“Posyandu ini melayani balita, ibu hamil, hingga lansia. Kami berharap hasil asesmen dapat segera keluar sehingga langkah penanganan maupun perbaikan bisa segera direalisasikan,” ucapnya.
Ia menambahkan, pemerintah kelurahan akan terus mengawal proses tersebut hingga bangunan kembali aman digunakan.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar masyarakat kembali memperoleh pelayanan kesehatan dengan nyaman dan aman,” tambahnya.
Sementara itu, pemilik rumah yang selama ini dipinjamkan sebagai Posyandu Saluyu 1A, Lisnawati, mengatakan bangunan tersebut telah dimanfaatkan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan warga sejak 2014.
“Rumah ini sudah digunakan sebagai Posyandu Saluyu 1A selama kurang lebih 12 tahun. Kami mempersilakan warga menggunakan tempat ini karena sampai sekarang lingkungan kami belum memiliki gedung posyandu sendiri,” ungkap Lisnawati.
Ia berharap peristiwa tersebut menjadi perhatian pemerintah sehingga fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat dapat segera diperbaiki.
“Kami berharap ada tindak lanjut dari pemerintah agar bangunan ini bisa kembali digunakan. Posyandu sangat dibutuhkan masyarakat karena menjadi tempat pelayanan kesehatan yang rutin dimanfaatkan warga,” katanya.
Lisnawati juga bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban. Hanya sebagian bangunan yang mengalami kerusakan sehingga sementara waktu aktivitas di posyandu tentu akan terdampak,” pungkasnya. (sya)



























