SUKABUMITIMES.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes);Kota Sukabumi melaksanakan puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional yang Ke- 60 sekaligus memperingati hari AIDS sedunia di lapangan Olahraga Dinkes pada Selasa (3/11/24).
Pada pelaksanaan Hari Kesehatan Nasional tahun 2024 dihadiri Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji bersama jajaran Forkopimda, para Asisten Daerah (Asda), staf ahli, ketua Pj TP-PKK, dan kepala Dinas kesehatan Kota Sukabumi, Plt. Direktur RS. Syamsudin SH, serta beberapa tenaga kesehatan se-Kota Sukabumi.
Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji saat ditemui sukabumitimes.com mengatakan, bahwa ini merupakan hari puncak kesehatan yang ke-60 dengan tema ” gerak bersama sehat bersama, sekaligus melaksanakan kegiatan hari AIDS sedunia.
“Sebenarnya berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari kesehatan nasional ini sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu dan hari ini pelaksanaan acara puncak,” kata Kusmana Hartadji kepada sukabumitimes.com ketika ditemui setelah acara di lapang olahraga Dinkes kota Sukabumi pada Selasa (3/12/2024)
Pj Wali Kota menyampaikan, banyak faktor yang menyebabkan terkena HIV/AIDS, bukan karena dari hubungan seks saja, namun ada beberapa hal yang dapat menyebabkan orang terkena AIDS salah satunya dari Narkoba, alat suntik dan sejenisnya.
“Ini pekerjaan rumah (PR) bagi kita bersama dan kita harus memeranginya. Alhamdulillah di Kota Sukabumi sudah tersedia fasilitas dan pengobatan secara gratis,” ujar Kusmana Hartadji.
Kusmana mengucapkan pemerintah akan berupaya akan mensejajarkan bagi penderita atau orang terdampak HIV/AiDS agar disamaratakan dalam hal pelayanan kesehatan dan pengobatannya.
Ia berharap supaya seluruh masyarakat Kota Sukabumi dapat menjaga kesehatan, menjaga ketertiban yang tentunya dengan pola hidup sehat.
“Mudah-mudahan dengan pola hidup sehat, kita dijauhkan dari penyakit dan selalu hidup dengan sehat,” harap kang Tutus begitu biasa di sapa.
Berbicara stunting di Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji mengungkapkan sudah mulai menurun, namun hasilnya akan diinformasikan setelah ada hasil yang akan ditetapkan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat (Jabar).
Masih Ditempat yang sama, Kepala Dinkes Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah saat ditemui sukabumitimes.com mengatakan bahwa setiap tanggal 12 November di peringati hari Kesehatan Nasional.
“Namun untuk Kota Sukabumi rangkaian kegiatan dilaksanakan dari tanggal 29 November – 3 Desember 2024 yang melibatkan semua pilar semua menuju masyarakat yang sehat,” kata Reni.
Berbicara skala prioritas di tahun 2025, Dinkes Kota Sukabumi sesuai rencana strategis masih melakukan upaya pencegahan terhadap penyakit tidak menular dan penyakit menular.
“Perlu kami sampaikan bahwa salah satu penyebab angka kematian tertinggi di Kota Sukabumi adalah penyakit menular. Dengan “Gerak Bersama Sehat Bersama” artinya kita akan memulai dari penyakit tidak menular, sehingga dampaknya dapat meminimalisir angka kematian yang disebabkan dari penyakit yang tidak menular,” Tambah Reni.
Pihaknya berharap, seluruh masyarakat untuk “Gerak Bersama Sehat Bersama” karena kesehatan itu identik dengan gerak.
“Orang yang tidak gerak, maka dia akan seperti mati perlahan, dengan gerak kita menjadi sehat,” pungkasnya. (rus)





























