Honda Tiger Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Baros Kota Sukabumi, Diduga Dipicu Korsleting Mesin

SUKABUMITIMES.com – Suasana di sekitar SPBU yang berada di Jalan Baros, Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, mendadak berubah panik pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Sebuah sepeda motor Honda Tiger tiba-tiba mengeluarkan percikan api sesaat setelah selesai mengisi bahan bakar, sebelum akhirnya dilalap kobaran api hingga hangus.

Peristiwa itu bermula ketika pemilik sepeda motor selesai mengisi bahan bakar di SPBU. Saat hendak meninggalkan lokasi, mesin kendaraan justru tidak dapat dihidupkan. Pengendara kemudian menuntun atau mendorong motornya menjauh dari area pengisian BBM dengan harapan mesin dapat kembali menyala.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Ketika sepeda motor didorong beberapa meter dari lokasi pengisian, tiba-tiba muncul percikan api dari bagian mesin yang dalam hitungan detik berubah menjadi kobaran api besar.

Warga sekitar yang menyaksikan langsung kejadian itu, Wandi (66), mengatakan dirinya melihat pengendara sempat berusaha menghidupkan kendaraan beberapa kali sebelum akhirnya memilih mendorong sepeda motor keluar dari area SPBU.

“Kronologinya motor besar itu habis isi bensin, mungkin full tank. Saya juga kurang tahu penyebab pastinya. Mungkin ada sedikit korsleting di mesin. Karena enggak hidup, motornya didorong sampai ke depan, tiba-tiba langsung keluar api,” ujar Wandi saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurutnya, kemunculan api berlangsung sangat cepat sehingga membuat warga dan pengendara lain yang berada di sekitar SPBU terkejut. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menyelimuti hampir seluruh badan sepeda motor.

“Awalnya cuma ada percikan api. Enggak lama langsung membesar. Cepat sekali apinya sampai motor langsung terbakar,” katanya.

Besarnya kobaran api membuat warga sekitar berinisiatif memberikan pertolongan. Sejumlah orang berupaya memadamkan api menggunakan ember berisi air. Namun, cara tersebut tidak mampu menghentikan kobaran yang terus membesar.

“Tadi warga langsung ambil air buat nyiram. Tapi enggak mempan, apinya tetap besar,” ungkap Wandi.

Melihat kondisi tersebut, petugas SPBU segera mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di lokasi. Dengan menggunakan APAR, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum merembet ke area pengisian bahan bakar maupun bangunan di sekitar SPBU.

“Alhamdulillah petugas pom bensin sigap. Mereka langsung bawa APAR. Kalau hanya pakai air memang susah padam. Api tadi sempat membesar sampai ke arah warung yang ada di dekat sini,” tuturnya.

Menurut Wandi, kesigapan petugas SPBU menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran yang lebih besar. Mengingat lokasi kejadian berada tidak jauh dari dispenser pengisian bahan bakar, keterlambatan penanganan dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko yang lebih serius.

“Untung petugas cepat. Kalau terlambat mungkin bisa lebih berbahaya karena kejadiannya dekat pom bensin,” ujarnya.

Akibat insiden tersebut, sepeda motor Honda Tiger mengalami kerusakan berat. Hampir seluruh bagian kendaraan hangus terbakar dan tidak lagi dapat digunakan.

“Motornya sudah habis terbakar. Setelah api padam, pemilik langsung membawa pulang motornya,” kata Wandi.

Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Aktivitas di SPBU juga kembali berjalan normal setelah api berhasil dipadamkan. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *