SUKABUMITIMES.com – Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat menyampaikan bahwa kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (14/7/2026) diprakirakan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap mewaspadai potensi hujan ringan yang dapat terjadi secara lokal pada siang hingga sore hari.
“Pada pagi hari, cuaca di wilayah Jawa Barat umumnya diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Memasuki siang dan sore hari, cuaca masih didominasi cerah hingga cerah berawan, namun terdapat potensi hujan ringan secara lokal di sebagian wilayah Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Bandung Barat,” tulis Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat dalam pembaruan prakiraan cuaca yang dirilis pukul 05.45 WIB, Selasa (14/7/2026).
Berdasarkan prakiraan tersebut, masyarakat di wilayah Kabupaten Sukabumi yang beraktivitas pada siang hingga sore hari disarankan tetap membawa perlengkapan hujan sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
BMKG menjelaskan, pada malam hari cuaca di wilayah Jawa Barat diprakirakan berubah menjadi berawan hingga berawan tebal. Kondisi serupa diperkirakan masih akan berlangsung hingga dini hari.
“Untuk malam hingga dini hari, cuaca diprakirakan berawan hingga berawan tebal di sebagian besar wilayah Jawa Barat,” lanjut keterangan BMKG.
Sementara itu, suhu udara di Jawa Barat diprakirakan berkisar antara 15 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 30 hingga 90 persen. Angin bertiup dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan sekitar 5–40 kilometer per jam.
BMKG mengingatkan masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini, terutama bagi warga yang memiliki aktivitas di luar ruangan maupun yang akan melakukan perjalanan.
“Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini yang lebih lengkap serta terkini dapat diakses melalui situs resmi BMKG, aplikasi mobile InfoBMKG, maupun media sosial resmi @infoBMKG,” tutup Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat. (sya)































