Retribusi Parkir Capai 57 Persen, Dishub Kota Sukabumi Optimistis Lampaui Target

SUKABUMITIMES.com – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir di Kota Sukabumi hingga akhir semester pertama 2026 telah mencapai sekitar 57 persen dari target murni sebesar Rp1,7 miliar.

Capaian tersebut dinilai menjadi modal positif untuk memenuhi bahkan melampaui target penerimaan hingga akhir tahun.

Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Arif Senjaya, mengatakan pihaknya tetap optimistis target retribusi parkir dapat tercapai dengan catatan kondisi perekonomian daerah tetap stabil dan aktivitas masyarakat berjalan normal.

“Target murni tahun 2026 sebesar Rp1,7 miliar. Hingga akhir semester pertama realisasinya sudah mencapai sekitar 57 persen. Kami optimistis target tersebut dapat tercapai, bahkan berpeluang terlampaui apabila situasi Kota Sukabumi tetap kondusif, roda perekonomian berjalan baik, serta daya beli masyarakat terus meningkat,” ujar Arif di ruang kerjanya, Selasa (30/6/2026).

Menurut Arif, terdapat sejumlah lokasi parkir yang mengalami penurunan pendapatan selama enam bulan pertama tahun ini. Salah satunya berada di Jalan Gudang yang terdampak proyek perbaikan jalan. Penutupan akses kendaraan di kawasan tersebut menyebabkan aktivitas parkir praktis berhenti sehingga penerimaan retribusi ikut menurun.

Selain itu, kawasan Jalan Ahmad Yani juga mengalami penurunan pendapatan karena digunakan sebagai lokasi pelaksanaan Car Free Day. Penutupan ruas jalan selama beberapa jam setiap kegiatan berlangsung membuat potensi penerimaan retribusi parkir di kawasan tersebut berkurang.

Penurunan paling signifikan, lanjut Arif, terjadi di kawasan Robinson hingga Boucheri yang merupakan bagian dari Central Business District (CBD) Kota Sukabumi. Kawasan tersebut biasanya menjadi salah satu penyumbang terbesar pendapatan parkir karena tingginya aktivitas kendaraan. Namun, pelaksanaan Car Free Day menyebabkan arus kendaraan terhenti sementara sehingga berdampak langsung terhadap penerimaan retribusi.

Di sejumlah titik lainnya, penurunan pendapatan juga dipengaruhi faktor cuaca dan musim libur sekolah. Kawasan Jalan Dago, Jalan Ir. H. Djuanda, serta Jalan Dewi Sartika yang umumnya dipadati kendaraan mengalami penurunan volume parkir selama masa liburan.

Kondisi serupa terjadi di kawasan Jalan Cikole Dalam, khususnya pada Sabtu dan Minggu, ketika jumlah pengunjung rumah sakit berkurang sehingga berdampak terhadap penerimaan retribusi parkir.

Arif menegaskan, capaian semester pertama akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi pengelolaan parkir pada enam bulan berikutnya. Pihaknya juga akan mempelajari kemungkinan perubahan target pada APBD Perubahan berdasarkan perkembangan realisasi pendapatan.

“Kami berharap target PAD dari sektor retribusi parkir dapat tercapai sesuai harapan Pemerintah Kota Sukabumi. Evaluasi semester pertama menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah untuk meningkatkan penerimaan pada semester kedua,” katanya. (rus)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *