Jelang Kereta Wisata Jaka Lelana Meluncur 14 Desember, Kadishub: Kota Sukabumi Siap Sambut Kunjungan, Wilujeng Sumping

SUKABUMITIMES.COM – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Sukabumi Iskandar Ifhan menyatakan kesiapannya menyambut kunjungan wisatawan yang akan datang ke Sukabumi seiring dengan diluncurkannya kereta wisata dengan rute Stasiun Gambir Jakarta dan finis di Stasiun Kabupaten Cianjur.

Kesiapan ini diungkapkannya ketika diwawancarai sukabumitimes.com disela-sela kegiatan operasi gabungan Opsen Pajak di area parkir salah satu pusat perbelanjaan di Jalan RA Kosasih Kota Sukabumi pada Selasa (9/12/2025).

“Wilujeng Sumping, Kota Sukabumi siap menyambut dengan suka cita kedatangan pengunjung atau wisatawan yang turun dari kereta wisata Jaka Lelana untuk pertama kali pada hari Minggu 14 Desember 2025 nanti,” ucapnya yang didampingi Sekretaris Dishub Hendry Iman Hermansyah.

Kadishub Iskandar Ifhan menyatakan meksipun kota Sukabumi bukan menjadi pemberhentian terakhir kereta wisata Jaka Lelana namun hanya perlintasan, harus kita syukuri.

“Kota Sukabumi salah satu dari 17 stasiun yang akan menjadi pemberhentian Jaka Lelana, kereta wisata ini akan menurunkan dan menaikkan wisatawan di Kota Sukabumi, itu bagus kita syukuri,” ucap Kadis Iskandar.

“Dengan turunnya wisatawan dari luar daerah, berarti akan menambah angka kunjungan ke kota Sukabumi,” ujarnya.

Pihaknya juga mengapresiasi langkah PT KAI maupun kepada para pengunjung yang akan mampir ke kota Sukabumi.

“Kami akan persiapkan semaksimal mungkin sesuai dengan arahan pimpinan, pak wali kota dan wakil wali kota Sukabumi serta akan kita atur dengan sebaik-baiknya,” apresiasinya.

Iskandar menyatakan bahwa sesuai dengan tugas dishub, keselamatan dan kenyamanan di jalan raya menjadi prioritas kita.

Tentu Penjagaan perlintasan kereta api harus lebih dioptimalkan.

“InsyaAllah kita akan berusaha berbuat yang terbaik, kita juga sudah mengumpulkan para penjaga perlintasan, karena pasti intensitas kereta api akan semakin padat dengan kedatangan kereta wisata Jaka Lelana ini, otomatis persimpangan sebidang jaga di pintu kereta api itu harus diutamakan dan dioptimalkan,” urainya.

Sebagai upaya untuk mengurai jalan raya yang menuju ke dan dari arah stasiun yaitu di Jalan Stasiun Timur yang sering macet, Kadishub beserta jajarannya siap untuk mengupayakan supaya tidak ada kemacetan lagi.

“Untuk itu, kita akan bekerjasama dengan Satpol PP. Kalau penyebab kemacetan itu karena angkot yang ngetem, itu menjadi tugas kami, nantinya akan ditempatkan petugas di sepanjang jalan tersebut, sedangkan untuk yang PKL, kami akan berkoordinasi dengan satpol PP,,” bebernya.

Masih ditempat yang sama, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyatakan kesiapannya untuk menyambut para wisatawan yang berkunjung ke kota Sukabumi.

“Alhamdulillah tanggal 14 Desember ini kita sudah mulai dan sudah banyak promo dari Jakarta,” ujar Wali Kota Ayep Zaki yang didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana.

Dirinya optimis, mulai tanggal tersebut sudah banyak wisatawan yang berkunjung ke kota Sukabumi dari Jakarta dan sekitarnya.

Menurut Ayep Zaki, Koita Sukabumi ini yang paling menarik dan diuntungkan dengan adanya kereta wisata Jaka Lelana ini, mengapa?

Karena kota Sukabumi itu jaraknya pas ditengah-tengah antara Bogor dan Cianjur.

“Kalau Bogor itukan terlalu dekat, sedangkan Kabupaten Cianjur itu terlalu jauh. Jadi sinilah nilai strategis kota Sukabumi,” menurutnya.

Ayep menyatakan bahwa kota Sukabumi siap menerima wisatawan dari luar kota.

“InsyaAllah nanti kita akan mengundang para duta besar negara sahabat untuk berkunjung ke kota Sukabumi,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *