SUKABUMITIMES.com – Ribuan harapan masyarakat Kabupaten Sukabumi kembali mendapat ruang untuk disampaikan secara langsung.
Mulai 3 hingga 5 Juni 2026, seluruh anggota DPRD Kabupaten Sukabumi turun ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing dalam agenda Reses Ke-2 Tahun Sidang 2026, guna menyerap berbagai aspirasi, kebutuhan, dan usulan pembangunan dari masyarakat.
Kegiatan yang menjadi bagian penting dari fungsi representasi DPRD tersebut dilaksanakan secara serentak oleh 49 anggota dewan di 147 titik reses yang tersebar di 113 desa dan 42 kecamatan di Kabupaten Sukabumi.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, mengatakan bahwa reses merupakan jembatan komunikasi antara masyarakat dengan lembaga legislatif.
Ditegaskan Budi Azhar, melalui kegiatan tersebut, anggota dewan dapat mendengar secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus menghimpun masukan yang nantinya akan diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah.
“Reses bukan sekadar agenda rutin DPRD, tetapi merupakan momentum penting untuk mendengar suara rakyat secara langsung,” ungkap Budi dalam.keterangan yang diterima Sukabumitimes.com. Rabu (3/6/2026).
“Berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah,” imbuhnya.
Menurut Budi Azhar, keberadaan anggota DPRD di tengah masyarakat menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Budi juga menegaskan, setiap aspirasi yang dihimpun selama reses akan didokumentasikan dan dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku. Dengan demikian, usulan masyarakat tidak hanya berhenti sebagai catatan, tetapi dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan tepat sasaran.
“Pembangunan yang baik harus berangkat dari kebutuhan masyarakat. Karena itu, DPRD hadir untuk memastikan suara warga menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan pemerintah daerah,” katanya.
Pelaksanaan reses kali ini, kata Budi Azhar lagi, diharapkan mampu memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan konstituennya. Komunikasi yang terjalin secara langsung dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui berbagai program pemerintah, sekaligus memberikan masukan terhadap arah pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan.
“Dengan cakupan wilayah yang luas dan melibatkan seluruh anggota DPRD, agenda reses menjadi salah satu upaya strategis dalam memastikan pembangunan di Kabupaten Sukabumi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput,” tuturnya.
“Melalui semangat, Mendengar Aspirasi, Mengawal Pembangunan, Bersama Mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah, kami berharap hasil reses dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan yang lebih merata, berkeadilan, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” paparnya. (stm)


























