Cuaca Ekstrem: Angin Kencang Robohkan Pohon, Tembok, hingga Atap Rumah di Belasan Titik di Kota Sukabumi 

SUKABUMITIMES.com– Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kota Sukabumi Yosep Sabarudin mengungkapkan bahwa cuaca ektrem yang melanda kota Sukabumi pada Jumat sore telah membawa dampak terjadinya pohon tumbang hingga kerusakan rumah warga.

Hal tersebut diungkapkan Kalak kepada redaksi sukabumitimes.com melalui pernyataan resminya pada Jumat (15/5/2026) malam.

“Hujan deras yang disertai angin kencang memicu serangkaian bencana di belasan titik yang tersebar di beberapa kecamatan, mulai dari pohon tumbang, tembok roboh, hingga kerusakan parah pada atap rumah warga,” ungkap Kalak Yosep.

Berdasarkan data pemutakhiran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi hingga Jumat malam pukul 21.16 WIB, Kecamatan Warudoyong menjadi wilayah yang paling terdampak oleh amukan angin kencang tersebut.

Ia mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi secara serentak saat wilayah Sukabumi diguyur cuaca buruk.

“Benar, peristiwa terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 15.00 WIB. Angin kencang yang bertiup kencang memicu sejumlah kerusakan di beberapa kelurahan. Anggota kami langsung menyebar ke lapangan begitu laporan masuk,” ujar Yosep Sabarudin.

Yosep menjelaskan, jenis bencana didominasi oleh pohon tumbang di tiga titik utama di Kecamatan Warudoyong, yakni dua titik di Jalan Stadion Suryakencana (RT 01/05 dan RT 02/02) Kelurahan Dayehluhur, serta satu titik di Jalan Pabuaran (RT 04/03) Kelurahan Nyomplong.

“Untuk pohon tumbang, tim langsung melakukan pemotongan dan evakuasi di lokasi jalan Stadion Suryakencana dan Pabuaran agar tidak mengganggu lalu lintas. Selain pohon, kami juga menerima laporan adanya tembok rubuh yang cukup besar di Jalan Taman Bahagia, Gang Sawah, RT 04 RW 08, Kelurahan Benteng,” jelas Yosep.

Dampak paling luas akibat cuaca ekstrem ini adalah kerusakan pada bagian atap rumah warga. Angin kencang menyapu atap-atap rumah di berbagai lokasi, termasuk di Jalan Taman Bahagia (Kelurahan Benteng), dua titik di Jalan Nangela (Kelurahan Baros), dua titik di Jalan Pelabuhan II Gang Masjid, serta di Gang Tentram (Kelurahan Nyomplong) dan Cemerlang Bobojong (Kelurahan Sukakarya). Embusan angin juga berdampak hingga ke Jalan Tipar di Kecamatan Citamiang.

Terkait kerugian materi, Yosep menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan secara rinci di lapangan.

“Untuk tafsiran kerusakan atau kerugian materiil, saat ini masih dalam proses penghitungan oleh tim di lapangan. Fokus utama kami sejak sore tadi adalah keselamatan warga dan pembersihan material yang membahayakan,” kata Yosep menambahkan.

Merespons cepat situasi darurat ini, BPBD Kota Sukabumi langsung mengerahkan seluruh personel untuk melakukan penanganan secara masif bersama berbagai unsur terkait.

“Begitu menerima laporan, kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi, berkoordinasi dengan aparat wilayah setempat, dan melakukan assessment cepat. Kami bersyukur, penanganan di lapangan berjalan solid karena dibantu oleh tim Damkar, PLN Kota Sukabumi, TNI, Polri, unsur wilayah, relawan kebencanaan, hingga masyarakat sekitar yang bergotong-royong,” ungkap Yosep secara rinci mengenai upaya di lapangan.

Berkat kerjasama taktis tersebut, seluruh titik bencana dipastikan sudah tertangani dengan baik sebelum tengah malam.

“Update situasi akhir per pukul 21.16 WIB, seluruh proses assessment dan penanganan di belasan titik tersebut dinyatakan clear dan selesai. Kami juga telah melaporkan seluruh perkembangan situasi ini kepada Pimpinan,” pungkas Yosep Sabarudin.

Mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif, BPBD Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, terutama saat beraktivitas di luar rumah atau bagi warga yang memiliki pohon besar di sekitar tempat tinggalnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *