SUKABUMITIMES.com – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi Taufik Hidayah menyampaikan bahwa dengan adanya perubahan mekanisme pengisian jabatan dari seleksi terbuka (selter) ke sistem merit membawa dampak signifikan terhadap efisiensi anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Hal ini disampaikannya sesaat setelah menghadiri pelantikan pejabat eselon III, IV dan Pengawas dilingkungan Pemkot Sukabumi yang berlangsung di balai kota pada Selasa (5/5/2026).
“Sangat. Jadi manajemen talenta itu kan efisiensi waktu, efisiensi biaya. Contoh, seleksi terbuka, salah satu komponen biaya itu tersebut adalah pembayaran biaya PNBP asesmen di BKN,” ujar Kepala Badan (Kaban) Taufik.
Ia menjelaskan, dalam skema seleksi terbuka, biaya yang dikeluarkan cukup besar.
“Satu peserta itu 5,6 juta. Kalau ada 20 peserta udah lebih kurang 112 juta. Nah, selama ini tergunakan pada selter saja sudah mencapai angka ratusan juta,”jelasnya.
Menurutnya, angka tersebut menjadi beban anggaran yang bisa ditekan melalui penerapan sistem merit. “Ini (sistem merit) tidak ada keluar biaya pun,”tegasnya.
Selain efisiensi finansial, sistem merit juga dinilai mampu memangkas waktu proses seleksi serta meminimalkan potensi subjektivitas.
“Dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi lebih transparan dan terbuka,” pungkasnya. (sya)





























