Dari Sukabumi untuk Gorontalo: Wakaf Jadi Senjata Baru Bangun Ekonomi Umat, Dana Abadi NasDem Resmi Diluncurkan

SUKABUMITIMES.com — Langkah besar dalam penguatan ekonomi umat berbasis wakaf resmi dimulai. Lembaga Wakaf Doa Bangsa (LWDB) menandatangani kerja sama strategis dengan Partai NasDem Gorontalo dalam Program Wakaf Dana Abadi NasDem Gorontalo yang berlangsung di Gedung LWDB Group, Jalan RE Martadinata, Cikole, Kota Sukabumi pada Minggu (12/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting yang mempertemukan kekuatan lembaga wakaf dengan pemangku kepentingan daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis wakaf produktif.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Ridwan Monoarfa, mantan Wali Kota Gorontalo Marten Taha, Ketua DPRD Gorontalo Utara periode 2019–2024 Roni Imran, Ketua Fraksi NasDem DPRD Bone Bolango Rakhmatiyah Deu, Bendahara DPW NasDem Gorontalo Yasin Yusuf dan Joice Tahir, Direktur Utama LWDB Tuswahid, praktisi wakaf nasional Ayep Zaki, akademisi Agustinus Moruk Taek, serta Ketua Umum YPPDB Abdul Hamid.

Program Dana Abadi ini didesain dengan basis wakaf produktif yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf serta PP Nomor 42 Tahun 2006, memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi dan prinsip syariah.

Para pihak sepakat bahwa pembangunan Indonesia harus bertumpu pada semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian sosial. Semangat tersebut sejalan dengan gerakan Restorasi Indonesia yang menekankan keadilan, pemerintahan bersih, dan keberpihakan pada rakyat.

Program ini sendiri merupakan inisiatif yang digagas oleh Rachmat Gobel bersama Ayep Zaki, dengan tujuan menghimpun dana masyarakat yang dikelola secara profesional dan transparan. Nilai pokok dana akan dijaga, sementara hasil pengelolaannya disalurkan untuk kepentingan publik seperti pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, hingga program sosial kebangsaan.

Direktur Utama LWDB, Tuswahid, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar program penghimpunan dana, melainkan langkah besar membangun ekosistem kebaikan jangka panjang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat, khususnya komunitas NasDem Gorontalo, dalam membangun wilayah melalui pendekatan wakaf produktif. Program ini bukan hanya tentang penghimpunan dana, tetapi tentang membangun ekosistem kebaikan yang berkelanjutan, yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas, hari ini dan di masa depan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, melihat program ini sebagai strategi baru dalam pembangunan daerah.

“Kami melihat program ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui pendekatan yang berkelanjutan. Wakaf produktif seperti ini memiliki potensi besar untuk menjadi solusi nyata dalam pembangunan daerah. Benefitnya adalah kemaslahatan dunia-akhirat,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan wakaf yang konsisten akan berdampak langsung pada pertumbuhan aset negara.

“Dalam hubungan dengan negara, pelaksanaan wakaf yang konsisten akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam pertumbuhan aset negara,” tambahnya.

Sementara itu, mantan Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, menilai program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan.

“Inisiatif ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Dengan pola penghimpunan yang konsisten, pengelolaan yang profesional dan transparan, kami optimis Dana Abadi ini akan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa wakaf bukan sekadar ibadah, tetapi instrumen ekonomi yang kuat.

“Wakaf merupakan instrumen kuat yang mampu memberikan kekuatan untuk ekonomi daerah,” tegas Marten.

Dukungan juga datang dari praktisi wakaf nasional, Ayep Zaki, yang menilai kolaborasi ini sebagai model pembangunan masa depan.

“Kami mendukung penuh kolaborasi ini sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis wakaf. Ini adalah model pembangunan yang tidak hanya berorientasi jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Ayep juga mengingatkan pentingnya menjaga amanah para wakif.

“Amanah wakif haruslah kita junjung tinggi, janganlah kita mengkhianatinya,” tandasnya.

Kerja sama ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pertukaran data dan informasi, sosialisasi program, hingga penyaluran manfaat untuk masyarakat Gorontalo. Fokus utama program meliputi dukungan pendidikan dan beasiswa, layanan kesehatan, pemberdayaan UMKM, serta berbagai program sosial lainnya. (*/sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *