SUKABUMITIMES.com – Suasana khidmat dan penuh harap menyelimuti lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Sukabumi. Ratusan siswa kelas 9 bersama orang tua mereka mengikuti kegiatan doa bersama dan istighosah sebagai bentuk ikhtiar spiritual menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan digelar pada 6 hingga 9 April 2026.
Kegiatan yang dipandu oleh para guru ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Kepala Madrasah, wali kelas, para orang tua siswa, serta seluruh siswa kelas 9 yang akan menghadapi ujian penting tersebut.
Kepala MTsN Kota Sukabumi, Ernawati, menegaskan bahwa kegiatan doa bersama dan istighosah ini merupakan bagian dari upaya batiniah untuk memohon kemudahan kepada Allah SWT agar seluruh siswa dapat menjalani TKA dan Ujian Madrasah dengan lancar.
“Pelaksanaan doa bersama dan istighosah ini sebagai bentuk ikhtiar kita memohon kepada Allah SWT supaya anak-anak diberikan kemudahan dalam melaksanakan TKA dan Ujian Madrasah yang akan datang,” ujar Ernawati kepada sukabumitimes.com, Kamis (2/4/2026).
Ia mengakui bahwa TKA merupakan hal baru, baik bagi pihak sekolah maupun para siswa. Oleh karena itu, diperlukan persiapan ekstra agar pelaksanaannya berjalan optimal.
“TKA ini hal yang baru, baik bagi kami selaku pengelola sekolah maupun bagi siswa-siswi kelas 9. Sehingga perlu adanya upaya ekstra yang kami lakukan supaya berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Ernawati menjelaskan, pelaksanaan TKA di MTsN Kota Sukabumi akan dilaksanakan di lingkungan kampus sendiri selama empat hari, mulai 6 hingga 9 April 2026. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, pihak sekolah tetap optimistis mampu menyelenggarakan ujian dengan baik.
“InsyaAllah siswa-siswi kelas 9 ini siap untuk mengikuti TKA tahun ini. Alhamdulillah meskipun dengan keterbatasan tempat dan fasilitas, kami bisa menyelenggarakan di kampus sendiri,” katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kesiapan mental menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan siswa saat menghadapi ujian. Menurutnya, ketenangan dan kejernihan berpikir sangat dipengaruhi oleh kondisi mental yang kuat.
“Terutama mental anak-anak harus dikuatkan. Mereka harus mempunyai keyakinan akan mampu memperoleh hasil yang terbaik. Ketenangan dan kejernihan berpikir itu juga ditentukan sejauh mana kesiapan mental. Apabila mental tangguh, InsyaAllah akan memperoleh hasil yang memuaskan,” jelas Ernawati.
Selain kesiapan mental, Ernawati juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara doa dan ikhtiar. Ia menyebutkan bahwa pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan jauh hari sebelumnya, baik dari segi akademik maupun pembinaan spiritual siswa.
“Sejak jauh-jauh hari kami sudah mempersiapkan dan membekali siswa-siswi, baik dari sisi materi maupun mental dan spiritual,” terangnya.
Meski TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa, Ernawati menilai ujian tersebut tetap memiliki peran penting, terutama bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di sekolah negeri.
“TKA ini sebenarnya tidak wajib bagi siswa-siswi kelas 9, namun menjadi sangat penting sebab jika ingin melanjutkan ke sekolah negeri, maka harus mempunyai nilai TKA,” pungkasnya. (sya)































