SUKABUMITIMES.com – Suasana haru dan kebanggaan mewarnai kegiatan pelepasan dan perpisahan siswa kelas IX MTsN Kota Sukabumi yang digelar di halaman madrasah, Senin (1/6/2026).
Sebanyak 213 siswa resmi dilepas setelah menuntaskan pendidikan selama tiga tahun di madrasah yang mengusung tema “Wujudkan Genesis Gemilang yang Maju, Bermutu, dan Mendunia.”
Kegiatan yang diinisiasi Komite Madrasah bersama Dewan Kelas IX tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi Samsul Puad, Kepala MTsN Kota Sukabumi Ernawati, kepala madrasah aliyah negeri, unsur pemerintah daerah, komite madrasah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta seluruh siswa kelas IX.
Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan, mulai dari marawis, prosesi lengser, wisuda siswa kelas IX hingga wisuda tahfidz 30 juz Al-Qur’an. Kehadiran ratusan keluarga siswa yang memenuhi area madrasah semakin menambah semarak suasana perpisahan.

Kepala MTsN Kota Sukabumi, Ernawati, menegaskan bahwa kelulusan dari tingkat madrasah tsanawiyah bukanlah akhir perjalanan, melainkan gerbang menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Ini bukan sesuatu akhir dari perjalanan kalian, tetapi ini merupakan langkah awal kalian untuk menuju jenjang ataupun tingkatan yang lebih luas lagi,” ujar Ernawati dalam sambutannya.
Ia mengakui perjalanan para siswa selama tiga tahun terakhir tidak selalu mudah. Berbagai tantangan yang dihadapi justru menjadi bekal penting untuk membentuk karakter dan ketangguhan mereka.
“Ada suka dan duka, ada keberhasilan dan juga tantangan yang harus kalian hadapi. Alhamdulillah hal ini membuat kalian menjadi kuat, menjadi hebat, dan menjadi tangguh,” katanya.

Ernawati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada MTsN Kota Sukabumi.
“Keberhasilan anak-anak hari ini bukan semata-mata perjuangan kami, tetapi juga hasil kolaborasi yang baik antara orang tua di rumah dan para guru di sekolah,” ungkapnya.
Dalam pesannya kepada para lulusan, Ernawati mengingatkan pentingnya menjaga nama baik diri, keluarga, dan almamater di manapun berada.
“Ingatlah bahwa kesuksesan bukan hanya menjadi milik orang-orang pintar, tetapi juga milik mereka yang berakhlak mulia, jujur, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Samsul Puad, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelepasan yang didukung penuh oleh masyarakat melalui komite madrasah di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
“Kontribusi besar dari masyarakat yang menginginkan kegiatan ini dan langsung dipanitiai oleh komite, saya doakan semoga kepedulian Ibu dan Bapak terhadap pendidikan agama akan dibalas Allah dengan balasan yang berlipat ganda,” ucap Samsul.
Ia menekankan bahwa tugas orang tua dalam mendidik anak belum selesai setelah mereka lulus dari MTsN. Menurutnya, pendidikan harus terus dilanjutkan hingga jenjang yang lebih tinggi.

“Jangan merasa puas. Masih ada MA, SLTA, S1, S2, hingga S3. Jangan pernah ragu meneruskan anak-anak kita ke jenjang berikutnya,” katanya.
Samsul juga meminta para orang tua agar tidak menjadikan persoalan biaya sebagai alasan untuk menghentikan pendidikan anak.
“Jangan sekali-kali ada kekhawatiran dalam masalah biaya. Yakinkan bahwa anak-anak kita akan berjalan menurut perintah Allah dan Rasul-Nya,” tuturnya.
Bahkan, di hadapan para orang tua dan siswa, Samsul mendorong seluruh lulusan MTsN Kota Sukabumi untuk melanjutkan pendidikan ke madrasah aliyah.
“Saya tidak mau ada cerita lulusan MTsN tidak dilanjutkan, menganggur. Kalau masih ada yang belum mendaftar sekolah atau madrasah, segera daftarkan,” tegasnya.
“Saat ini animo minat masyarakat terhadap madrasah negeri harus menjadi motivasi bagi para lulusan untuk terus melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kualitas diri,” pungkasnya. (sya)

























