SUKABUMITIMES.COM – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Tirta Bumi Wibawa (TBW) Kota Sukabumi mulai melakukan langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan program Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2026.
Pada Rabu (11/02/2026), jajaran manajemen Perumda AM TBW menerima kunjungan penting dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kota Sukabumi beserta tim konsultan di kantor pusat Perumda.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Perumda AM TBW ini dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Bagian (Kabag) Teknik Perumda AM TBW Kota Sukabumi, Indra Gautama.
Fokus utama pembahasan adalah melakukan review menyeluruh terhadap rencana perencanaan kegiatan yang akan diusulkan melalui skema DAK mendatang.
Indra Gautama menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan tahap krusial untuk memastikan sinkronisasi data antara pemberi program, konsultan perencana, dan Perumda sebagai pihak penerima manfaat.
“Kami menerima rekan-rekan dari staf PUTR dan tim konsultan. Agenda utamanya adalah melakukan review mendalam terhadap dokumen perencanaan program DAK untuk tahun 2026. Kami ingin memastikan bahwa setiap aspek teknis sudah sesuai dengan kebutuhan di lapangan sebelum program ini digulirkan,” ujar Indra Gautama saat ditemui sukabumitimes.com.
Setelah koordinasi di ruang rapat, tim gabungan langsung bergerak melakukan peninjauan lapangan (survey) ke wilayah Kelurahan Gunung Puyuh, Kecamatan Gunung Puyuh.
Lokasi ini diproyeksikan menjadi titik sentral penerima manfaat program DAK 2026.
“Kami tidak hanya bicara di meja rapat. Tadi kami langsung turun ke wilayah Kelurahan Gunung Puyuh. Tujuannya agar konsultan melihat langsung kondisi topografi dan teknis jaringan di sana, sehingga perencanaan yang dibuat benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis,” tambah Indra.
Salah satu poin paling signifikan dalam program DAK 2026 ini adalah target penambahan sambungan baru bagi masyarakat.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas teknis, melainkan bagian dari pengejawantahan program kerja unggulan dari Direktur baru Perumda AM TBW yang memprioritaskan peningkatan cakupan pelayanan (service coverage) bagi warga Kota Sukabumi.
Indra Gautama menegaskan bahwa penambahan sambungan baru ini adalah instruksi langsung dalam rangka mencapai target kinerja perusahaan yang lebih agresif.
“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari implementasi program kerja pak Direktur yang baru. Beliau sangat menekankan pada peningkatan cakupan pelayanan. Kita ingin memastikan bahwa kehadiran Perumda semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar Indra Gautama
Indra mengungkapkan bahwa Kelurahan Gunung Puyuh akan mendapatkan alokasi yang cukup besar guna meningkatkan cakupan layanan air bersih di Kota Sukabumi.
“Target kami untuk kegiatan DAK di wilayah Kelurahan Gunung Puyuh ini adalah sebanyak 200 Sambungan Rumah (SR) baru. Ini merupakan angka yang cukup signifikan untuk membantu warga yang selama ini mungkin belum memiliki akses air bersih perpipaan yang memadai,” jelasnya secara rinci.
Menariknya, program ini dirancang untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Indra menekankan bahwa pemasangan sambungan baru melalui program DAK ini akan diberikan secara gratis kepada warga yang memenuhi kriteria di wilayah tersebut.
“Perlu kami informasikan dan tegaskan kembali kepada masyarakat, bahwa sambungan rumah baru dalam program DAK ini bersifat gratis bagi warga di wilayah Kelurahan Gunung Puyuh, Kecamatan Gunung Puyuh. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah melalui Perumda AM TBW sebagai penerima manfaat untuk menjamin hak dasar masyarakat atas air bersih,” tegas Indra.
Sebagai entitas yang bertanggung jawab atas distribusi air bersih, Perumda AM TBW berkomitmen penuh untuk mengawal proses perencanaan ini hingga tahap eksekusi di tahun 2026 nanti. Keterlibatan konsultan diharapkan mampu menghasilkan desain jaringan yang efisien dan tahan lama.
“Harapan kami, dengan adanya review perencanaan sejak dini bersama PUTR dan konsultan, kendala-kendala teknis di masa mendatang bisa kita minimalisir. Kami ingin program ini tepat sasaran, tepat mutu, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Gunung Puyuh,” harapnya.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Perumda AM TBW untuk meningkatkan rasio cakupan layanan air bersih di Kota Sukabumi. Dengan adanya penambahan infrastruktur dari program DAK, diharapkan tidak ada lagi wilayah yang mengalami kesulitan akses air bersih di kawasan Gunung Puyuh.
“Inti dari kegiatan ini adalah perluasan wilayah pelayanan dan penambahan sambungan baru saja. Kami ingin memastikan setiap jengkal wilayah di Kota Sukabumi, khususnya di Gunung Puyuh, terlayani dengan baik oleh jaringan air minum Perumda,” pungkas Indra. (sya)






























