RW Bukan Arisan Keluarga: Supian Suri Ingatkan Dana Rp300 Juta Jangan “Ciprat-ciprat” Manja ke RT

SUKABUMITIMES.COM – Wali Kota Depok, Supian Suri, tampaknya harus mengeluarkan “jurus” ketegasan agar dana segar Rp300 juta per RW tidak berakhir seperti bagi-bagi amplop lebaran.

Ia mewanti-wanti para Ketua RW agar tidak menggunakan prinsip “yang penting semua senang” dengan membagi rata anggaran tersebut ke setiap RT.

Dalam pernyataannya yang cukup menggelitik naluri keadilan bertetangga, Supian Suri menekankan bahwa dana unggulan Pemkot Depok ini punya misi suci: pembangunan prioritas, bukan pemerataan nominal tanpa skala prioritas.

Bayangkan jika satu RW memiliki 10 RT, lalu masing-masing RT dijatah Rp30 juta tanpa melihat kondisi lapangan. RT 01 yang jalannya sudah mulus semulus pipi bayi tetap dapat jatah, sementara RT 05 yang langganan “berenang” setiap kali hujan turun juga cuma dapat jatah yang sama. Inilah yang ingin dicegah oleh sang Wali Kota.

“Pak RW jangan membagi rata alokasi anggarannya ke berapa RT dengan tujuan semuanya dapat. Bukan begitu,” ujar Supian Suri, Selasa (20/01/26).

Menurutnya, Ketua RW harus bisa menjadi “hakim” yang bijak dengan melihat mana sudut lingkungan yang paling butuh sentuhan anggaran.

Salah satu target utama dari dana fantastis dengan total pagu Rp274 miliar ini adalah urusan klasik: Banjir.

Supian mencontohkan, kalau drainase di satu titik sudah parah, ya uangnya dipakai di situ, meskipun RT sebelah mungkin hanya bisa gigit jari karena tidak kebagian proyek tahun ini.

“Silakan dimaksimalkan alokasi anggarannya dengan sebaik mungkin untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *