Harlah ke-13 Ponpes Al Muslim dan Haul ke-12 KH Maman Abdurahman: Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren

SUKABUMITIMES.COM – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muslim, Kota Sukabumi, menggelar Tasyakur Hari Lahir (Harlah) ke-13 yang dirangkaikan dengan Haul ke-12 Almagfurlah Ajengan KH. Maman Abdurahman, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Ponpes Al Muslim, Jalan Kibitay, Kecamatan Lembur Situ, Kota Sukabumi.

Acara ini sekaligus diisi dengan doa bersama atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025 kepada KH. Abdurahman Wahid (Gus Dur) dan Syaikhona Kholil Bangkalan.

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPR RI Zaenal Munasihin serta Anggota DPRD Kota Sukabumi Agus Samsul, yang keduanya berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pimpinan Ponpes Al Muslim, KH. Yusuf Mulyadin, mengatakan bahwa peringatan Harlah ke-13 merupakan wujud rasa syukur atas amanah lembaga pesantren yang dirintis dari awal hingga mampu bertahan dan berkembang sampai hari ini.

“Harlah ini adalah rasa syukur kami atas lembaga. Sedangkan haul merupakan refleksi rasa syukur kami kepada guru dan orang tua kami. Karena hakikatnya pesantren ini tidak akan berdiri tanpa guru yang telah membimbing dan memberi amanah kepada kami,” ujar KH. Yusuf.

Ia menjelaskan, Harlah dan Haul sengaja disatukan karena memiliki makna yang saling melengkapi. Harlah sebagai bentuk syukur atas berdirinya lembaga, sedangkan haul merupakan rasa syukur atas ruh keilmuan yang menghidupkan pesantren.

“Dengan adanya ruh ilmu dari para masyaikh terdahulu, maka lembaga ini bisa hidup dan terus berkembang,” katanya.

Rangkaian peringatan Harlah ke-13 Ponpes Al Muslim berlangsung selama satu bulan penuh, yang diisi dengan berbagai kegiatan seperti kepramukaan, olahraga, hingga puncak acara yang dilengkapi dengan layanan pengobatan gratis bekerja sama dengan Rumah Sakit Kartika.

KH. Yusuf juga menyampaikan apresiasinya atas kehadiran para wakil rakyat yang selama ini konsisten mendukung kegiatan pesantren.

“Alhamdulillah hari ini dihadiri Anggota DPR RI Zaenal Munasihin dan Anggota DPRD Kota Sukabumi Agus Samsul dari Fraksi PKB. Setiap tahun beliau selalu hadir dan sudah menjadi bagian dari keluarga besar Ponpes Al Muslim,” ungkapnya.

Pada peringatan Harlah ke-13 ini, Ponpes Al Muslim juga memberikan Al Muslim Award kepada sejumlah pihak yang dinilai berjasa dan berdedikasi tinggi. Penghargaan pertama diberikan kepada Bidan Nina Marlina, yang sejak awal berdirinya pesantren secara konsisten memberikan layanan kesehatan gratis kepada santri dan santriwati selama 24 jam.

“Dedikasi beliau luar biasa. Setiap santri yang sakit selalu mendapatkan pelayanan tanpa batas waktu,” kata KH. Yusuf.

Selain itu, Al Muslim Award juga diberikan kepada tiga santri yang dinilai memiliki pengabdian luar biasa terhadap pesantren. Mereka aktif dalam kegiatan belajar, pembangunan pesantren, hingga pengelolaan kolam ikan dan peternakan.

“Ketiganya sudah diakui oleh seluruh civitas pesantren sebagai santri terbaik dalam pengabdian kepada pesantren,” ujarnya.

Memasuki usia ke-13, Ponpes Al Muslim mulai memetakan arah pengembangan pesantren, khususnya di bidang kemandirian ekonomi. Saat ini, sektor perikanan pesantren telah berada di bawah pembinaan Bank Indonesia dan menjadi bagian dari keberhasilan Kota Sukabumi meraih IGA (Innovative Government Awards) dengan locus program berada di Ponpes Al Muslim.

“Insyaallah ke depan kami juga akan mengembangkan pesantren berbasis pertanian. Saat ini kami sudah menyiapkan lahan sekitar satu hektare di wilayah Cigoong, daerah Nyalindung, Sukabumi, untuk pengolahan pertanian pesantren,” pungkas KH. Yusuf. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *