SUKABUMITIMES.COM – Pemerintah Kota Sukabumi terus mengakselerasi berbagai program yang bertumpu pada kreativitas warga, pengembangan destinasi wisata, serta penguatan identitas budaya lokal.
Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menyebut bahwa seluruh sektor tersebut saling terhubung dan menjadi motor pembentuk ekonomi kota.
”Tumbuh kembangnya kreativitas masyarakat perlu diberi ruang publik seluas-luasnya,” ujar wali kota ujar membuka fashion show batik khas Kita Sukabumi tingkat TK dan SD se-Kota Sukabumi di Gedung Juang 45, Kamis (11/12/2025).
Oleh sebab itu, Pemkot Sukabumi mendorong penyelenggaraan berbagai kegiatan kreatif, termasuk gelaran fashion show anak dan rencana pertunjukan serupa untuk kategori dewasa.
”Ajang tersebut mampu menampilkan potensi seni busana sekaligus menggerakkan pelaku usaha lokal,” ungkapnya.
Di sisi transportasi wisata, Kota Sukabumi bersiap menyambut hadirnya Kereta Wisata Jaka Lelana yang mulai beroperasi 14 Desember.
”Kehadiran layanan ini diproyeksikan menjadi jalur masuk wisatawan baru dan memperkaya pilihan perjalanan menuju Sukabumi,” kata dia.
Selain itu, Pemkot juga tengah memperjuangkan konektivitas KRL listrik dari Jakarta agar akses masuk kota semakin praktis.
Sementara itu, pada ranah budaya, Pemkot tengah mempersiapkan pembentukan Pamong Budaya atau Sesepuh Budaya Sukabumi.
Wali Kota menilai bahwa peran budaya tidak sekadar pelestarian tradisi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kebersamaan masyarakat.
”Gedung Dekranasda difokuskan hanya untuk produk UMKM Kota Sukabumi. Seluruh item yang ditampilkan harus merupakan hasil produksi pelaku usaha lokal, bukan barang dari luar daerah,” tuturnya. (sya/uml)
































