SUKABUMITIMES.COM – Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di penutupan musyawarah nasional (Munas) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke-VI PKS di Hotel Sultan, Jakarta Senin mengaku tidak menyimpan dendam kepada Anies Baswedan meskipun diberi nilai 11 dari 100 saat debat pilpres 2024 lalu
Prabowo menyingung ketika PKS memilih kubu yang berbeda di pilpres 2024 dan mengusung pasangan Anies – Muhaimin Iskandar.
“Sekarang PKS telah bergabung denhan koalisi demi kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.
“Tapi oke, yang sudah lewat biar lewat, kita bersatu sekarang untuk bangsa dan negara. Saudara-saudara sekalian, ya politik memang seperti itu harus ramai enggak ada masalah,” tuturnya.
Sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia, Prabowo mengungkapkan tidak memiliki dendam terhadap Anies. Ia juga mengaku tidak tersinggung ketika diberi nilai 11 dari 100 saat debat.
“Politik seperti itu, politik juga harus ramai, enggak ada masalah. Aku tuh terus terang saja, saya tuh enggak dendam sama Anies, enggak. Kalau dikasih nilai 11, gue tuh enggak apa-apa, eh bener lho,” jelasnya.
Ia justru bersyukur, karena dengan nilai 11 tersebut berhasil memenangkan polres karena mendapat simpati dari kelompok ibu-ibu.
“Sebetulnya dia yang bantu aku menang karena emak-emak kasihan iya kan? Saudara-saudara kalau debat presiden wle wle wle enggak menarik, rakyat seneng liat rame-rame seneng, bener enggak,” tuturnya.
Prabowo juga mencontohkan dirinya tidak pernah melihat rekam jejak politik siapa pun saat membuat kebijakan untuk rakyat.
Menurut Prabowo, ketika pilpres berakhir maka urusan kontestasi politik tidak perlu dibicarakan kembali. “Yang lewat, lewat, kita bersatu sekarang untuk bangsa dan negara!” kata Presiden. (net)
































