Dua Rumah Nyaris Ludes Terbakar di Simpenan Sukabumi, Diduga dari Korsleting Listrik 

SUKABUMITIMES.COM – Dua rumah warga di Kampung Kebon Kopi RT 03 RW 05, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, nyaris ludes dilalap si jago merah, Jumat (20/6/2025) malam.

Berdasarkan informasi didapat, peristiwa kebakaran yang terjadi Kampung Kebon Kopi RT 03 RW 05, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB itu diduga kuat akibat korsleting listrik.

Menurut Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, api pertama kali muncul dari rumah milik Jejet Rimbawan. Berdasarkan keterangan saksi mata, Tio Kharisma menantu dari salah satu pemilik rumah yang terdampak api diduga berasal dari percikan arus pendek listrik yang kemudian membakar tirai (hordeng) di tengah rumah.

“Kobaran api dengan cepat merambat ke bagian atap rumah dan menjalar ke rumah milik H. Imat yang berada di sebelahnya. Bagian dapur rumah H. Imat ikut terdampak,” jelas Dandi.

Beruntung, kata Dandi, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden tersebut. Namun, satu keluarga atas nama Jejet yang terdiri dari empat jiwa terpaksa mengungsi ke rumah tetangga terdekat.

Dalam peristiwa ini, rumah milik Jejet mengalami kerusakan cukup parah di bagian tengah bangunan, sementara rumah H. Imat mengalami kerusakan di bagian atap dapur.

“Satu rumah permanen terbakar pada bagian atap dan sejumlah peralatan rumah tangga ikut hangus,” terangnya.

Lebih lanjut, Dandi menerangkan, P2BK Simpenan bersama unsur gabungan seperti Damkar, Tagana, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, dan pihak kecamatan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

“Api berhasil dipadamkan setelah dilakukan upaya bersama. Kami juga sudah melakukan asesmen di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak desa serta kecamatan untuk penanganan lebih lanjut,” papar Dandi.

Akibat kebakaran ini, kata Dandi lagi korban membutuhkan bantuan mendesak berupa bahan material bangunan, pakaian, bahan makanan, serta peralatan dapur.

“Selain upaya penanganan, kami juga telah membuat laporan kejadian dan permohonan bantuan. Kami menghimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, baik akibat korsleting listrik maupun kelalaian penggunaan kompor,” tuturnya.

“Cuaca di lokasi kejadian saat kejadian dilaporkan cerah, sehingga tidak menghambat proses pemadaman api,” tandasnya. (stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *