Mobil Pick Up Muatan Besi Masuk Jurang Sedalam 10 Meter di Cisolok Sukabumi, Tidak Ada Korban Jiwa 

SUKABUMITIMES.COM – Sebuah mobil pick up bermuatan material besi terperosok ke dalam jurang sedalam 10 meter di kawasan tanjakan Jalan Raya Cisolok – Bayah, tepatnya di Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Kamis (19/6/2025) malam.

Kapolsek Cisolok, AKP Bayu Saeful Bahari, mengungkapkan bahwa kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Mobil pick up bernomor polisi F 8177 QM yang dikemudikan Riki (20), warga Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tegalbuleud, membawa muatan besi seberat satu ton saat mengalami insiden tersebut.

“Mobil datang dari arah Cisolok menuju Bayah. Namun setibanya di tanjakan itu, kendaraan tidak kuat menanjak akibat beratnya muatan dan kondisi jalan yang licin. Mobil akhirnya mundur dan terjun ke jurang dengan kedalaman sekitar 10 meter,” ujar AKP Bayu.

Dalam kejadian itu, kata Bayu, Riki ditemani oleh kernetnya, Pardi (38), seorang sopir asal Kabupaten Lebak, Banten. Beruntung, keduanya selamat dan tidak mengalami luka berarti.

“Meski tidak menelan korban jiwa, mobil mengalami kerusakan cukup parah dan diperkirakan menimbulkan kerugian material sekitar Rp20 juta,” terangnya.

AKP Bayu, menambahkan, pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga melalui pesan WhatsApp. Proses evakuasi kendaraan telah dikoordinasikan dengan unit derek Satlantas Polres Sukabumi pada Jumat(20/6/2025) siang menjelang sore.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Cisolok AKP Bayu menghimbau para pengendara, terutama yang membawa muatan berat, untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur rawan seperti tanjakan tersebut.

“Kami minta pengendara memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan mempertimbangkan beban angkut, terutama saat melalui jalur-jalur menanjak dan sempit,” tegas AKP Bayu.

“Pihak kepolisian bersama warga dan unsur desa masih melakukan pemantauan dan membantu proses evakuasi agar arus lalu lintas tetap lancar di sekitar lokasi,” tuturnya.

Sementara itu, menurut salah seorang saksi, Budi (40), warga Desa Pasirbaru yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, mobil tersebut sempat terlihat tersendat di tanjakan sebelum akhirnya mundur dengan cepat dan terguling masuk ke jurang.

“Awalnya mobil terlihat berjalan pelan, tapi tiba-tiba tidak kuat menanjak, lalu mundur dan langsung jatuh ke bawah. Suaranya cukup keras,” singkat Budi.(stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *