SUKABUMITIMES.COM – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sukabumi mengamankan seekor ular sanca sepanjang kurang lebih 40 cm yang berada di dapur rumah warga atas nama Muhammad Ridwan (27) di perumahan Santa Rahestha blok B/10 RW. 001 RW 005 Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi pada Sabtu (12/4/2025) sekira pukul 20.40 WIB.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Damkar Kota Sukabumi Ujang Rustiandi dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (13/4/2025).
“Sabtu, pada tanggal 12 April 2025, sekira pukul 20.30 WIB petugas kami mendapat informasi bahwa ada ular masuk dapur rumah di wilayah kecamatan Citamiang, kota Sukabumi,” ungkap Ujang Rustiandi pada Minggu (13/4/2025).
Setelah mendapat informasi tersebut, maka regu piket damkar pada malam kemarin, yakni regu Alpha yang terdiri dari dua personel (Aldera dan Sandi) gerak cepat untuk mengevakuasi anak ular tersebut.
“Tidak kurang dari 10 menit, kedua petugas tersebut sampai di rumah pelapor dan ternyata benar anak ular jenis Sanca sepanjang 40 cm nangkring diatas wajah yang tertempel di dinding dapur dan anak ular tersebut langsung di tangkap dan dievakuasi ke kantor pemadam kebakaran,” jelasnya.
Penanganan pun berjalan dengan cepat, karena memang ular berdiam diri dan tanpa kesulitan petugas langsung mengevakuasi dengan cara di bawa ke kantor pemadam kebakaran.
“Penanganan itu pada pukul 20.40 WIB dan pukul 21.18 WIB sudah selesai, yang kemudian juga memastikan tidak ada ular lagi, yakni dengan cara memeriksa sekitarnya. Setelah yakin petugas kembali ke kantor,” bebernya.
Kabid Damkar Kota Sukabumi Ujang Rustiandi menghimbau dan sekaligus memberi tips supaya ujar tidak masuk rumah.
“Yakni masyarakat untuk selalu menjaga dan membersihkan di lingkungan sekitar rumah supaya ular tidak berani mendekat apalagi sampai masuk rumah. Jangan lupa dalam toilet selalu memakai kamper di dekat saluran pembuangan, karena ular tidak suka dengan aroma bau-bauan,” beber Ujang Rustiandi.
Selain itu masih kata Ujang Rustiandi, kita harus sering-sering membersihkan sampah dan tumpukan barang di sekitar rumah, lalu potong rumput dan tanaman rimbun agar tidak menjadi tempat persembunyian ular.
“Nah, jika menemukan ular di rumah, jangan panik dan jangan coba menangkap sendiri kalau belum tau jenisnya apa dan jika memang tidak berani untuk menangkap, segera hubungi petugas damkar terdekat atau orang yang ahli menangani ular,” tutupnya.
Sementara itu, Pelapor Muhammad Ridwan (27) menceritakan awal mula dirinya mengetahui ada ular di dapur rumahnya.
“Pas saya mau ke dapur, saya buka pintu, diatas panci yang tertempel di dinding, ternyata ada ular dengan posisi kepala tegak keatas. Tentu saja kaget, sekaligus takut,” ceritanya kepada sukabumitimes.com ketika ditemui di malam penemuan ular di dapur rumahnya pada (12/4/2025).
Karena khawatir ular tersebut pergi dan sudah diketemukan kembali, maka dirinya lantar berinsiatif untuk memberi tahu ke tetangga untuk minta nomor telepon Damkar kota Sukabumi.
“Takut, geli juga, meskipun ularnya kecil, tapi kalau sudah takut ya bagaimana lagi. Makanya saya cepat hubungi tetangga untuk minta kontak Damkar dengan maksud supaya ujar segera ditangani dan tidak membahayakan yang lain,” ujarnya.
Setelah Ridwan menginformasikan, tidak berselang lama pihak petugas pun datang untuk menangani ular tersebut.
“Alhamdulillah, petugas ternyata gercep juga tidak kurang dari 10 menit sudah sampai di rumah dan langsung mengamankan anak ular dari dapur. Salut untuk pak petugas damkar,” ucapannya.
“Terimakasih damkar yang sudah membantu mengamankan ular dari rumah dan sekali lagi, salut dan respek petugas damkar dengan gercep membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (sya)
































