Mengenal MI Arrasyad, Sekolah Tertua di Kota Sukabumi, Berikut Penjelasnya!

SUKABUMITIMES.COM – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Arrasyad merupakan salah satu sekolah tertua di kota Sukabumi, dimana sekolah tersebut tepatnya berada di jalan Pelabuhan II Kampung Cikujang RT 02/13 Kelurahan Dayeuhluhur, kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Menurut pihak kelurga keturunan ke-8 dari pendiri sekolah, Risman Hardiana membenarkan bahwa MI Arrasyad berdiri sejak tahun 1963 dan ini menurut cerita para sesepuhnya yang di dasari dari surat wakaf.

“Alhamdulilah,dengan beberapa generasi ke generasi, pada akhirnya pada generasi ke 8, sekolah ini masih tetap berjalan. Sekolah ini berdiri di tanah wakaf, pendirinya merupakan para sesepuh kampung Cikujang terdahulu termasuk bapak Acep Sopandi yang merupakan kakek dari keturunan sekarang,” kata Risman Hardiana kepada sukabumitimes.com.

“Sesuai dengan amanah dari para sesepuh, tanah wakaf ini di prioritaskan untuk lembaga pendidikan dan tidak boleh di alih fungsikan ke bidang manapun,” lanjutnya.

Risman mengungkapkan, MI Arrasyad terus melakukan perbaikan-perbaikan dari mulai gedung, ruang belajar, sarana sekolah dan sebagainya sehingga sekolah ini masih berdiri.

“Alhamdulilah pada tahun 2023 lalu, kami mencoba mengusulkan bantuan melalui aplikasi kepada pemerintah provinsi Jawa Barat (Jabar). Pengusulan ini untuk perbaikan dan rehabilitasi sekolah, untuk awal usulan dilakukan pada bulan Maret namun belum di setujui,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, hingga pada bulan Oktober – November mendapat informasi kejelasannya.

“Baru pada bulan Oktober – November ada informasi dan undangan untuk bimtek di Purwakarta,” lanjutnya.

Kemudian, di bulan Desember 2024 pihak sekolah menerima pemberitahuan kembali bahwa bantuan untuk pembangunan dan rehabilitasi sekolah sudah di berikan melalui rekening bank bjb atas nama lembaga dengan nilai Rp390.000.000.

“Bantuan baru di ambil pada 16 Desember 2024, sehingga pihak sekolah langsung melakukan pekerjaan di tanggal 17 Desember 2024 hingga tanggal 6 Februari 2025,” bebernya.

Menurut Risman saat di temui di ruang sekolah kamis (06/02/25) lalu mengatakan bahwa bantuan ini diperuntukan pembangunan ruang kelas baru dan sarana prasarana sekolah yang kurang.

“Setelah melakukan perbaikan, Alhamdulilah hari ini wajah sekolah MI Arrasyad berubah 100 persen, Mulai dari pintu, Pagar, toilet, tangga hingga bangunan baru terlihat baru,” senangnya.

“Alhamdulilah ini sangat membantu, mudah-mudahan ke depan lembaga MI Arrasyad bisa lebih maju dan siswanya semakin bertambah, atas nama lembaga kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah provinsi Jabar atas amanah yang sudah diberikan melalui dana hibah,” ucapnya.

Ke depan pihaknya bertekad akan terus melakukan perbaikan, terutama di bidang akademik dengan memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat yang lebih baik lagi.

“Walaupun kita masih jauh dari kata sempurna, namun kita akan maksimalkan potensi pengajar, sarana prasarana, sehingga dapat menciptakan generasi bangsa yang sangat luar biasa,” tekadnya.

Sesuai dengan visi dan misi Arrasyad, pihaknya akan menciptakan siswa-siswi yang berakhlakul karima, dan menguasai ilmu agama, seperti melaksanakan kegiatan praktek ibadah shalat Dhuha sebelum memulai belajar mengajar, kemudian belajar membaca Juz ke-30, membaca Asmaul Husna hingga membaca shalawat dan ini rutin di lakukan sebelum memulai pembelajaran.

“Selain pembelajaran agama, pihak sekolah ke depan berencana akan mengadakan program ekstrakulikuler seperti mengadakan sarana marching band dan Hadroh sehingga dapat meningkatkan gairah untuk anak-anak bersekolah,” pungkasnya. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *