SUKABUMITIMES.COM – Saya tidak akan menggantungkan pembangunan kota Sukabumi, baik provinsi maupun pusat, tetapi ingin menggantungkan pembangunan dari Sukabumi sendiri.
Ini diungkapkan oleh Wali Kota Sukabumi terpilih Ayep Zaki saat menghadiri Forum Konsultasi Publik (FKP) yang diselenggarakan oleh Bappeda bertempat di salah satu hotel di kota Sukabumi pada Kamis (30/1/2025).
Ayep Zaki meyakini, bahwa sampai hari ini dirinya masih sangat yakin apabila undang-undang dan peraturan jika dijalan dengan benar, maka akan mempunyai pendapatan yang besar.
“Kita akan genjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi, maka pembangunan akan berjalan dengan baik,” yakinnya.
Masih kata Ayep Zaki, di tahun 2026 dirinya mencanangkan PAD Kota Sukabumi sebesar Rp600 miliar.

“Dan akan terus naik secara bertahap setiap tahunnya, sehingga diakhir pemerintahan nanti PAD Kota Sukabumi InsyaAllah mencapai Rp800 miliar,” kata Wali Kota Sukabumi terpilih yang berpasangan dengan Bobby Maulana.
Guna mencapai usaha kearah tersebut, Ayep Zaki ke depannya dalam memimpin kota Sukabumi dengan konsep persatuan dan kesatuan.
“Persatuan dan kesatuan itu adalah kata UUD dan Pancasila. Kata dasar persatuan dan kesatuan, undang-undang memberi perintah, kita harus bersatu. Untuk itu, saya kedepannya akan mewujudkan persatuan dan kesatuan di kota Sukabumi ini,” ujar Ayep Zaki yang akan dilantik menajis Wali Kota Sukabumi pada tanggal 6 Februari 2025 yang akan datang.
Menurutnya, sebagai upaya untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan ini, setidaknya anda 6 komponen, yakni eksekutif, legislatif, yudikatif, partai politik, ormas dan masyarakat.
“Keenam elemen ini harus berjalan beriringan, tidak boleh sendiri-sendiri,” tutupnya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji menyampaikan, bahwa forum konsultasi publik yang diselenggarakan oleh Bappeda ini bagian dari tahapan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).

“Diawali dengan Musrenbang kelurahan, Musrenbang kecamatan, dan saat ini melaksanakan Forum Konsultasi Publik,” ujar Kusmana Hartadji kepada sukabumitimes.com ketika diwawancarai setelah kegiatan selesai yang bertempat di salah satu hotel di Kota Sukabumi pada Kamis (30/1/2025).
Kusmana mengungkapkan, kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi terpilih penting supaya apa yang menajis visi dan misinya bisa segera bisa diimplementasikan.
“Jadi nanti antara RKPD ini disinkronkan dengan visi dan misi Wali kota terpilih,” ungkap kang Tutus begitu Pj Wali Kota Sukabumi biasa dipanggil.
Sebagai langkah lanjutan, setelah ini nanti juga akan dilakukan forum SKPD, harapannya RKPD itu nanti bisa sempurna dan melaksanakan program kegiatan sesuai dengan visi dan misi Wali kota terpilih.
“Dan yang tidak kalah pentingnya adalah adanya dukungan dari pihak legislatif,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan ini Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji, Pj Sekda Hasan Asari, Ketua DPRD kota Sukabumi Wawan Juanda, Wakil Ketua DPRD Rojab Asyari, SKPD, Camat se-Kota Sukabumi, Ormas, OKP, akademisi, serta perwakilan media massa. (sya)































