SUKABUMITIMES.COM – Dalam Musrenbang kecamatan Baros untuk tahun 2026 ini, mengusulkan 40 program skala prioritas, baik fisik maupun non fisik dengan nilai anggaran sebesar Rp28,59 Miliar.
Sebagaimana diungkapkan oleh camat Baros Hendaya dalam paparannya di hadapan Penjabat (Pj) Kota Sukabumi Kusmana Hartadji saat Musrenbang tingkat kecamatan bertempat di Ruper Kecamatan Baros pada Selasa (21/1/2025).
“Dari 40 usulan yang bersifat fisik dan non fisik tersebut, fokus utama meliputi pengembangan sumber daya manusia, peningkatan ekonomi, kesehatan, pengurangan angka pengangguran terbuka, dan infrastruktur berkelanjutan,” beber camat Hendaya.
Camat Hendaya berharap apa yang telah menjadi usulan dalam Musrenbang tahun ini dapat diakomodir oleh perangkat daerah.
“Sehingga harapannya mampu menjadi day ungkit dalam mencapai indikator pembangunan di kecamatan Baros,” harapnya.

Ia juga menjelaskan tentang Indikator capaian di Baros meliputi LPE menjadi 5,33 persen, IPM mencapai 77,15 poin, indeks kota layak huni sebesar 65,60 persen.
“Dan indeks reformasi birokrasi mencapai 73 persen,” jelasnya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji dalam sambutannya menegaskan pentingnya pembuangan yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan kesempatan kerja, wirausaha, dan kesehatan.
“Saat ini angka pengangguran di kota Sukabumi menyentuh 8,34 persen, dan angka kemiskinan berada di 7,2 persen. Sehingga ini harus jadi perhatian kita bersama,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan adanya program unggulan presiden Prabowo Subianto, yakni makan bergizi gratis (MBG) dengan memastikan ketersediaan dapur ideal di setiap wilayah.
“Program ini sangat penting untuk menurunkan angka stunting maupun meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Dan yang tak kalah pentingnya adalah dalam mengawal masa transisi pemerintahan daerah kota Sukabumi ini harus memastikan berjalan dengan baik.
“Saya menjadi Pj Wali Kota Sukabumi ini akan berakhir pada 7 Februari 2025. Dan kalau tidak ada perubahan pelantikan dan serah terima ke Wali kota Sukabumi definitif itu tanggal 19 Februari 2025,” jelasnya.
Untuk itu, Kusmana mengajak seluruh lapisan masyarakat kota Sukabumi untuk menyambut Wali kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, yakni Ayep Zaki dan Bobby Maulana dengan riang gembira.
“Kita harus memastikan bahwa transisi ini berjalan dengan baik dan sukses serta kita harus mendukung program-program yang sudah diutarakan pada saat kampanye lalu,” pungkasnya. (sya)


























