SUKABUMITIMES.com – Keceriaan wisata di Pantai Istiqomah, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, berubah menjadi tragedi. Seorang ayah dan anaknya terseret ombak besar saat berenang di pinggir pantai, Selasa (27/10/2026) siang. Sang ayah meninggal dunia, sementara anaknya yang masih berusia 11 tahun berhasil diselamatkan.
Korban diketahui bernama Taufik Hidayat (41), seorang pegawai BUMN asal Bogor Selatan, Kota Bogor. Sementara anaknya, Azka Mahardika (11), berhasil selamat setelah keduanya sempat terseret arus ke tengah laut.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.45 WIB. Berdasarkan laporan Satpolairud Polres Sukabumi, ayah dan anak tersebut tengah berenang bersama di pinggir pantai ketika tiba-tiba datang ombak besar yang menyeret keduanya ke tengah laut hingga tenggelam.
Beruntung, petugas Balawista yang berjaga di Pantai Istiqomah bergerak melakukan penyelamatan. Kedua korban berhasil dievakuasi dari laut. Namun, kondisi Taufik memburuk sehingga harus segera dibawa menuju RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan pertolongan medis.
Anggota Satpolairud Polres Sukabumi turut membantu proses evakuasi menuju rumah sakit. Nahas, nyawa Taufik tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Palabuhanratu. Sementara Azka berhasil selamat.
Kasatpolairud Polres Sukabumi, AKP Dadi, menyampaikan bahwa petugas telah mendatangi lokasi, mendata saksi-saksi, serta mengumpulkan keterangan terkait kronologi kecelakaan laut tersebut.
“Dua petugas Balawista yang menjadi saksi dalam kejadian itu adalah Dede (22) dan Geni (29). Keduanya bertugas di kawasan Pantai Citepus dan turut mengetahui penanganan insiden tersebut,” ucapnya.
Adanya peristiwa ini, kata AKP Dadi, menjadi pengingat bagi wisatawan agar tidak meremehkan kondisi laut, sekalipun hanya berenang di pinggir pantai. Ombak yang datang tiba-tiba dapat menyeret orang ke perairan lebih dalam dan menimbulkan risiko fatal.
“Kami Satpolairud Polres Sukabumi mengimbau wisatawan untuk selalu berhati-hati, mematuhi arahan petugas pantai, serta terus mengawasi anak-anak dan anggota keluarga yang bermain di sekitar laut,” jelasnya.
“Wisatawan juga agar tidak berenang atau mandi di laut apabila kondisi tidak aman. Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap imbauan petugas sangat penting agar momen liburan tidak berakhir dengan kehilangan orang tercinta,” tandasnya. (stm)
































