SUKABUMITIMES.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan pasokan LPG subsidi 3 kilogram (Kg) di Desa Soge, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, tetap aman dan kebutuhan masyarakat terus terpenuhi meski distribusi menghadapi tantangan akses jalan.
Pjs. Area Manager Communications, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat (JBB) PT Pertamina Patra Niaga, Arya Yusa Dwicandra, mengatakan penyaluran LPG 3 Kg di Desa Soge saat ini dilayani oleh satu pangkalan aktif. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh LPG subsidi melalui sejumlah pangkalan resmi di desa-desa sekitar.
“Saat ini penyaluran LPG 3 Kg di Desa Soge dilayani oleh satu pangkalan aktif. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh LPG 3 Kg melalui pangkalan resmi di Desa Eretan Kulon, Desa Eretan Wetan, Desa Kertawinangun, Desa Curug, serta Desa Plawangan di Kecamatan Bongas,” ujar Arya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7/2026).
Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat, Pertamina bersama agen telah menambah alokasi pasokan LPG subsidi hingga dua kali lipat dari sebelumnya.
“Kami bersama agen telah menyiapkan penambahan pasokan LPG 3 Kg sebesar 100 persen dibandingkan pasokan sebelumnya. Penambahan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap peningkatan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Arya mengakui proses distribusi ke Desa Soge tidak lepas dari berbagai kendala. Salah satunya adalah kondisi akses jalan yang cukup sulit dilalui kendaraan distribusi, terutama truk pengangkut LPG milik agen.
“Dalam proses penyaluran terdapat tantangan berupa akses menuju Desa Soge yang menyulitkan kendaraan distribusi, khususnya truk agen. Pada musim hujan, kondisi jalan yang bercampur lumpur juga berpotensi menghambat kelancaran proses distribusi,” ungkapnya.
Meski demikian, Pertamina bersama agen terus berupaya memastikan distribusi LPG subsidi kepada masyarakat tetap berjalan dengan optimal.
“Meski menghadapi tantangan tersebut, Pertamina bersama agen terus berupaya memastikan penyaluran LPG 3 Kg kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal,” lanjut Arya.
Ia menambahkan, Pertamina terus melakukan pemantauan distribusi serta berkoordinasi dengan agen dan pangkalan agar pasokan LPG subsidi tetap tersedia sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami terus melakukan pemantauan distribusi dan berkoordinasi dengan agen serta pangkalan untuk memastikan pasokan LPG subsidi tetap tersedia sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Arya juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kendala dalam proses penyaluran akibat kondisi akses distribusi. Menurutnya, Pertamina akan terus melakukan berbagai upaya optimalisasi agar kebutuhan LPG subsidi masyarakat tetap terpenuhi.
“Kami memohon pengertian masyarakat apabila dalam proses penyaluran masih terdapat kendala layanan yang dipengaruhi kondisi akses distribusi. Pertamina akan terus melakukan optimalisasi penyaluran agar kebutuhan LPG subsidi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik,” tuturnya.
Pertamina mengimbau masyarakat yang mengalami kendala memperoleh LPG subsidi atau membutuhkan informasi lebih lanjut agar menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135. (*/sya)

































