SUKABUMITIMES.com – Ketua DPC PPP Kota Sukabumi terpilih, Ima Slamet, menegaskan bahwa momentum terbitnya Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru harus menjadi awal kebangkitan dan penguatan soliditas partai di Kota Sukabumi.
Pernyataan tersebut disampaikan Ima Slamet usai menerima SK kepengurusan DPC PPP Kota Sukabumi periode 2026–2031 yang diserahkan langsung oleh Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, di Kantor DPW PPP Jawa Barat pada Kamis (18/6/2026).
Dalam struktur kepengurusan yang baru, Fajar Kontara dipercaya mengemban jabatan Sekretaris DPC PPP Kota Sukabumi, sementara posisi Bendahara diisi oleh Febri Ferdinan.
Ima menyampaikan rasa syukur atas tuntasnya proses penetapan kepengurusan yang kini telah memperoleh legitimasi resmi dari partai.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar PPP Kota Sukabumi dan semua pihak yang telah memberikan dukungan,” ujar Ima Slamet kepada wartawan melalui pesan singkat.
Menurutnya, keluarnya SK dari DPP PPP menjadi titik awal untuk menyatukan seluruh elemen partai setelah sebelumnya sempat terjadi dinamika dalam proses penentuan kepemimpinan organisasi.
“Alhamdulillah, proses yang berjalan akhirnya telah menghasilkan keputusan resmi. Kini saatnya seluruh kader dan pengurus kembali fokus membesarkan partai dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” katanya.
Ima menegaskan, agenda pertama yang akan dilakukan kepengurusan baru adalah memperkuat konsolidasi internal hingga ke seluruh tingkatan struktur partai.
“Konsolidasi internal menjadi langkah pertama yang akan kami lakukan. Kami ingin memastikan seluruh struktur partai di Kota Sukabumi dapat bergerak bersama, memperkuat kebersamaan, dan menjalankan program-program partai secara optimal,” tegasnya.
Ia menilai, kekompakan kader menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan politik sekaligus mempersiapkan agenda-agenda strategis partai pada masa mendatang.
“Kami ingin membangun organisasi yang semakin solid, lebih dekat dengan masyarakat, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan serta aspirasi warga Kota Sukabumi,” ungkapnya.
Dengan telah diterbitkannya SK kepengurusan periode 2026–2031, maka kepemimpinan baru DPC PPP Kota Sukabumi resmi memiliki kewenangan penuh untuk menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.
Ima berharap seluruh kader dapat mengesampingkan perbedaan yang muncul selama proses penetapan kepengurusan dan kembali bersatu demi kemajuan partai.
“Sekarang bukan lagi soal siapa yang dipilih atau tidak dipilih. Yang terpenting adalah bagaimana PPP Kota Sukabumi semakin kuat, semakin kompak, dan semakin dipercaya masyarakat,” pungkasnya. (sya)






























