SUKABUMITIMES.com – Prakiraan cuaca untuk wilayah Sukabumi dan Jawa Barat pada Senin, 6 April 2026, menunjukkan potensi hujan yang terjadi hampir sepanjang hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada siang hingga malam hari.
Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat menjelaskan, sejak pagi hari wilayah Sukabumi sudah berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
“Pada pagi hari, wilayah Sukabumi dan sebagian besar Jawa Barat umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun, terdapat potensi hujan ringan hingga sedang, termasuk di Kabupaten dan Kota Sukabumi,” ujar prakirawan BMKG dalam keterangan resminya, Senin (6/4/2026).
Memasuki siang hingga sore hari, kondisi cuaca diprediksi semakin tidak stabil. Awan tebal akan mendominasi langit Jawa Barat dan memicu hujan yang lebih meluas.
“Siang hingga sore hari, cuaca di wilayah Sukabumi dan sebagian besar Jawa Barat diperkirakan berawan hingga berawan tebal, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang terjadi secara merata,” jelasnya.
BMKG menegaskan bahwa periode ini merupakan waktu yang paling perlu diwaspadai karena berpotensi disertai fenomena cuaca ekstrem seperti kilat, petir, dan angin kencang.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang pada skala lokal, khususnya pada siang hingga menjelang malam hari,” tegasnya.
Pada malam hari, hujan di Sukabumi diperkirakan mulai mereda, meskipun kondisi langit masih didominasi awan.
“Untuk malam hari, wilayah Sukabumi umumnya cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan di beberapa wilayah Jawa Barat bagian utara,” tambah prakirawan.
Sementara itu, pada dini hari, hujan ringan kembali berpotensi terjadi di sejumlah wilayah termasuk Kabupaten Sukabumi.
“Dini hari, cuaca relatif cerah berawan, namun masih terdapat peluang hujan ringan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya,” lanjutnya.
Secara umum, suhu udara di wilayah Jawa Barat, termasuk Sukabumi, berada pada kisaran 19 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara antara 50 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 5 hingga 40 kilometer per jam.
BMKG juga mengingatkan bahwa perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat, sehingga masyarakat diminta untuk selalu memperbarui informasi cuaca sebelum beraktivitas.
“Perubahan cuaca bisa terjadi secara tiba-tiba. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG dan menyesuaikan aktivitasnya,” pungkas prakirawan.
Dengan potensi hujan yang terjadi hampir sepanjang hari di Sukabumi dan wilayah Jawa Barat, warga diharapkan tetap waspada terhadap dampak yang ditimbulkan, seperti genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas harian. (*/sya)



























