SUKABUMITIMES.com – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menegaskan bahwa fokus pembangunan di tahun 2026 ini pada bidang infrastruktur.
Penegasan ini disampaikan dihadapan sukabumitimes.com sesaat setelah Bobby Maulana membuka Musyawarah Perencanaan Pembanguan (Musrenbang) tingkat kecamatan Citamiang kota Sukabumi yang berlangsung di aula kecamatan pada Senin (26/1/2026).
“Nah, di tahun 2026 ini difokuskan pada infrastruktur, baik itu jalan yang menjadi wilayah hukum pusat, jalan provinsi, jalan kota maupun jalan lingkungan, serta drainase maupun takut dan sebagainya,” tegas Wakil Wali Kota Bobby Maulana.
Ditanya mengenai kapan mulai pelaksanannya, Bobby menyebut bahwa terkait awal pelaksanaannya akan dimulai pada bulan Februari ini.
“Semua itu akan diimplementasikan mulai pada pertengahan atau akhir Februari 2026,” sebut Bobby.
Realisasi pembangunan infrastruktur di kota Sukabumi nantinya bukan hanya sekedar pemeliharaan saja, melainkan juga akan di pilah jalan mana yang akan ditingkatkan kualitasnya.
“Dari sanalah nanti akan terlihat mana jalan yang ditingkatkan kualitasnya atau jalan yang hanya cukup dengan pemeliharaan saja,” ujar Bobby Maulana.
Masih kata Bobby bahwa dari semua pembangunan yang nanti akan dijalankan itu yang paling penting adalah apa yang menjadi harapan masyarakat.
“Kalau memang ada jalan yang sudah tidak bisa dilakukan pemeliharaan, maka akan kita lakukan betonisasi,” lanjutnya.
Bobby mengakui tidak semua infrastruktur, terutama jalan yang menjadi wilayah hukum kota akan diintervensi oleh pemerintah kota (Pemkot) Sukabumi, tetapi ada juga yang akan dimintakan bantuan ke provinsi Jawa Barat.
“Memang ada beberapa jalan kota yang kita mintakan bantuan dari provinsi, misalnya Jalan Merbabu. Mengapa kita minta bantuan ke provinsi? Karena memang jalannya terlalu panjang, kalau kita intervensi sendiri anggarannya tidak akan cukup kalau untuk peningkatan kualitas,” akunya.
Wakil Wali kota Bobby Maulana menyatakan bahwa Musrenbang yang dilaksanakan di Kecamatan Citamiang ini merupakan yang pertama di tingkat kecamatan, nanti akan dikirim oleh kecamatan lainnya di kota Sukabumi.
“Musrembang pasti sejalan dengan semuanya yang dimulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, kecamatan, hingga nanti tingkat kota untuk pembangunan, begitu juga kota sejalan dengan provinsi dan pusat,” pungkasnya. (sya)



























