SUKABUMITIMES.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi sudah melakukan pemagaran di seluruh area Lapang Merdeka (Lapdek). Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan ruang terbuka publik agar lebih nyaman, bersih, dan tertib bagi masyarakat yang beraktivitas olahraga maupun rekreasi
Kepala Bidang Tata Bangunan pada DPUTR Kota Sukabumi, Fajar Rahmansyah, menjelaskan bahwa pemagaran bukan untuk membatasi akses masyarakat, melainkan untuk mengendalikan aktivitas yang berpotensi menimbulkan sampah dan mengganggu fungsi kawasan.
“Tujuan utama pemagaran ini adalah memberikan kenyamanan bagi warga yang berolahraga sekaligus menjaga agar pedagang kaki lima (PKL) tidak masuk ke area lapang,”kata Fajar saat diwawancarai sukabumitimes.com di ruang kerjanya, Selasa (20/1/2026).
Menurut Fajar, sebelum dilakukan pemagaran, volume sampah di Lapang Merdeka tergolong sangat tinggi dan tidak sebanding dengan jumlah petugas kebersihan yang tersedia.
Berdasarkan data pengelola, jumlah pengunjung Lapang Merdeka mencapai sekitar 2.000 orang per hari pada hari kerja, dari Senin hingga Kamis.
“Pada hari Jumat terjadi peningkatan signifikan, dan saat akhir pekan jumlah pengunjung bisa mencapai sekitar 5.000 orang per hari,” ujarnya.
Tingginya intensitas kunjungan tersebut berdampak langsung pada produksi sampah. Fajar menyebutkan, rata-rata sampah yang dihasilkan dari aktivitas di Lapang Merdeka mencapai sekitar 16 ton per minggu.
Selain aspek kebersihan, Lapang Merdeka juga ditetapkan sebagai kawasan tanpa asap rokok, sehingga penataan kawasan dinilai penting untuk menjaga kualitas udara dan kesehatan pengunjung.
Pada tahun 2026, Dinas PUTR melalui Bidang Tata Bangunan juga merencanakan sejumlah perbaikan fasilitas. Beberapa di antaranya adalah pengecatan ulang inline track dan jogging track yang telah digunakan hampir empat tahun.
“Pengecatan akan menggunakan cat khusus dengan ketebalan hingga 2.000 mikron serta dilapisi polyurethane agar lebih tahan lama dan aman bagi pengguna,” jelas Fajar.
Ia menambahkan, Lapang Merdeka memiliki luas sekitar 1,2 hektare dan secara teoritis mampu menampung 80 hingga 100 ribu orang.
Menutup keterangannya, Fajar mengimbau seluruh pengunjung untuk turut menjaga kebersihan dan merawat fasilitas umum yang ada.
“Kami berharap masyarakat dapat membuang sampah pada tempatnya dan menjaga Lapang Merdeka sebagai ruang publik yang sehat dan nyaman untuk semua,” pungkasnya. (rus)

























