SUKABUMITIMES.COM – Sebuah minibus bernomor polisi F 1103 US yang ditumpangi satu keluarga wisatawan terguling di Tanjakan Cisarakan, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal ini terjadi pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, saat para korban hendak pulang usai berlibur. Tanjakan curam yang dikenal rawan kecelakaan itu mendadak mencekam ketika minibus tak kuat menanjak, mundur, lalu terguling hingga beberapa kali. Jeritan penumpang sempat terdengar saat kendaraan kehilangan kendali.
“Saya sudah pegang batu untuk ganjal, tiba-tiba mobil langsung terguling,” ungkap salah satu penumpang Akom Komariah.
Ia menceritakan detik-detik menegangkan sebelum mobil terjungkal. Ia mengaku turun lebih dulu karena melihat mobil mulai kesulitan menanjak.
“Pas mobil nanjak itu sudah mulai susah. Saya turun mau ambil batu untuk ganjal ban. Waktu saya sudah pegang batu, mobil langsung terguling, jungkel semuanya,” ujarnya.
Saat kejadian, enam orang berada di dalam kendaraan. Sebagian korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
“Kendaraan tidak kuat menanjak, sempat berhenti karena motor di depan,” tuturnya.
Keterangan lain datang dari Kalahari, penumpang yang duduk di kursi belakang sopir. Ia mengatakan di depan kendaraan ada mobil dan sepeda motor yang berhenti di tanjakan.
“Motornya kayaknya nggak kuat, jadi mobil kami ikut berhenti. Pas mau nanjak lagi sudah nggak kuat, mobil mundur dan terguling,” ungkapnya.
Meski panik, lanjut Kalahari para penumpang saling memastikan kondisi masing-masing sebelum dibantu keluar oleh warga dan petugas.
“Seluruh penumpang masih satu keluarga, warga Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi,” katanya.
Tim Rescue Kantor SAR Jakarta yang sedang melaksanakan Siaga SAR Khusus Natal dan Tahun Baru 2025/2026 bergerak cepat ke lokasi. Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyebut tujuh korban berhasil dievakuasi.
“Dua korban mengalami luka terbuka pada lengan, sementara lima korban dalam kondisi baik. Evakuasi dilakukan bersama Polres Sukabumi dan potensi SAR lainnya,” tegasnya. (stm)
































