SUKABUMITIMES.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cikakak pada Jumat (5/9/2025) sore memicu terjadinya tanah longsor di Kampung Cihangasa, RT 01/08, Desa Sirnarasa.
Akibatnya, akses jalan penghubung ke sejumlah kampung di desa Sirnarasa terhambat. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.45 WIB, setelah hujan dengan intensitas tinggi turun sejak pukul 16.15 WIB dan reda hingga malam hari. Material longsoran menutup badan jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas.
“Ini jalur akses menuju Kampung Ciarca, Kiara Koneng, dan Cihangasa untuk sementara tidak bisa dilewati,” ungkap Agus Mahardika, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikakak, saat dikonfirmasi. Rabu (10/9/2025).
“Kemarin kemarin warga yang mau melintas kesini harus mencari jalan alternatif karena jalan utama tertutup material longsor, sekarang bisa hanya saja harus berhati hati dan waspada,” imbuhnya.
Menurut Agus, kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh Kepala Desa Sirnarasa bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD). Tim gabungan dari P2BK dan Pemerintah Desa langsung meninjau lokasi sesaat setelah longsor terjadi.
“Tindakan awal yang kami lakukan adalah berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam, melakukan pengecekan ke lokasi, dan kemarin dilakukan penanganan sementara gotong rotong bersama warga sekitar,” tegasnya.
“Kami juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada. Mengingat curah hujan masih tinggi, potensi longsor susulan bisa saja terjadi,” sambungnya.
Masih kata Agus, beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun dampak bagi masyarakat cukup besar karena terhambatnya mobilitas warga sehari-hari. Hingga saat ini, akses jalan masih tertutup dan menunggu penanganan lebih lanjut.
“Kami terus mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat musim hujan. Warga diingatkan agar segera melapor kepada pihak berwenang apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau potensi longsor di sekitar tempat tinggal mereka,” terangnya. (stm)





























