SUKABUMITIMES.COM – Peresmian Posyandu Cempaka RW 08, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi berlangsung meriah pada Jumat (15/8/2025).
Acara tersebut menjadi bukti nyata semangat gotong royong warga dalam membangun fasilitas kesehatan mandiri untuk masyarakat.
Hadir dalam kesempatan itu Ketua RW 08 Arfan Sopandi, Ketua Koperasi Merah Putih Limusnunggal Titiem Fatimah beserta jajaran, Bidan Puskesmas Limusnunggal Bina Betiana, Sekretaris Kelurahan Limusnunggal Fauzi Altyas bersama perangkat kelurahan, serta Bhabinkamtibmas Bripka Kiarison Sihotang yang sekaligus mewakili Polsek Cibeureum dan Polres Sukabumi Kota.
Acara peresmian tak hanya sebatas seremoni. Warga disuguhi beragam layanan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan umum, layanan untuk ibu hamil, imunisasi bayi, hingga penimbangan balita. Kehadiran posyandu ini diharapkan mampu menjadi pusat layanan kesehatan keluarga yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
Selain layanan kesehatan, kegiatan semakin semarak dengan bazar sembako murah yang digelar Koperasi Merah Putih Limusnunggal. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga miring, seperti beras SPHP 5 kg hanya Rp60.000, minyak goreng Rp16.500 per liter, hingga telur ayam Rp27.000 per kilogram.
Tak ketinggalan, produk-produk UMKM lokal turut meramaikan bazar dengan aneka barang berkualitas dan harga terjangkau. Bahkan, tersedia pula loket pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sehingga warga bisa sekaligus memenuhi kewajiban pajaknya tanpa harus jauh-jauh.
Ketua RW 08 Arfan Sopandi menegaskan bahwa peresmian ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak.
“Kegiatan ini melibatkan staf kelurahan, puskesmas, koperasi merah putih, linmas, RT/RW hingga kader posyandu. Semua bergerak bersama demi kepentingan warga,” ujarnya.
Arfan juga menambahkan, respons warga sangat antusias. Bahkan, pihaknya sudah menjadwalkan bazar murah lanjutan pada 23 dan 31 Agustus mendatang dalam rangka menyambut HUT RI ke-80.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar tanpa kendala. Warga pun sangat terbantu,” ucapnya.
Pembangunan Posyandu Cempaka RW 08 sendiri berlangsung selama delapan hari. Seluruh proses pembangunannya didanai secara mandiri dari iuran dan gotong royong warga. Hal ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan masyarakat Limusnunggal dalam membangun fasilitas kesehatan untuk generasi mendatang.
Dengan berdirinya Posyandu Cempaka, warga RW 08 kini memiliki pusat layanan kesehatan yang representatif. Kehadiran posyandu ini diyakini akan meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita sekaligus memperkuat ketahanan keluarga di tingkat lingkungan.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga Limusnunggal melalui pembangunan posyandu ini diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kota Sukabumi. Posyandu bukan sekadar fasilitas kesehatan, melainkan juga simbol kepedulian, kemandirian, dan gotong royong masyarakat. (rus)

































