SUKABUMITIMES.COM – Kecelakaan tunggal melibatkan angkutan umum jenis Mitsubishi Elf terjadi di Jalan Raya Bojonghaur, Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi, Minggu (22/6/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, dimana kendaraan jurusan Sukabumi – Surade itu diduga mengalami gangguan teknis hingga hilang kendali dan menabrak pohon di pinggir jalan.
Kejadian tersebut mengakibatkan tiga penumpang mengalami luka-luka, satu di antaranya mengalami luka cukup serius. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden nahas tersebut.
Kapolsek Lengkong, AKP Bayu Sunarti, membenarkan peristiwa tersebut, Ia mengatakan, kendaraan Elf yang dikemudikan oleh Suherdi (53), warga Kampung Dangdeur, Desa Surade, tengah melaju dari arah Kota Sukabumi menuju Surade dengan membawa enam orang penumpang.
“Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di tikungan Jalan Bojonghaur, kendaraan diduga mengalami gangguan pada bagian kemudi atau tierod yang lepas, sehingga sopir tidak mampu mengendalikan kendaraan dan akhirnya menabrak pohon,” jelas AKP Bayu saat dikonfirmasi.
Akibat benturan keras, kata AKP Bayu, tiga penumpang mengalami luka, yakni, Gia Prisilia (24), warga Desa Citanglar, mengalami luka robek pada paha kiri akibat terjepit dashboard, Yati Nurcahyani (40), warga Kecamatan Citamiang, mengalami benjol di bagian kening, Saptinah (52), warga Desa Jagamukti, mengalami luka lecet dan memar di kaki, pelipis, serta kening.
Sementara, masih kata AKP Bayu, kendaraan mengalami kerusakan parah di bagian depan. Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengamankan kendaraan dan sopir untuk dimintai keterangan.
“Korban langsung kami evakuasi ke Puskesmas Lengkong. Untuk korban dengan luka berat atas nama Gia Prisilia, telah kami rujuk ke RSUD Jampangkulon untuk mendapatkan perawatan intensif,” tegasnya.
Kapolsek AKP Bayu menambahkan, lokasi kejadian berada di jalur berliku yang kerap dilintasi kendaraan umum. Ia mengimbau kepada para sopir untuk selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum perjalanan, terutama jika melewati jalur dengan tingkat kerawanan tinggi seperti di wilayah selatan Sukabumi.
“Saat ini sopir masih dalam pemeriksaan dan kami sudah berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Sukabumi untuk penanganan lebih lanjut,” pungkas AKP Bayu. (stm)































