DLH Kota Sukabumi Bersama Warga Gercep Angkut Penumpukan Sampah Di kelurahan Benteng 

SUKABUMITIMES.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi gerak cepat (gercep) dalam mengantisipasi penumpukan sampah di wilayah kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi pada Kamis (8/5/2025).

Terlihat para petugas pengangkut sampah dan warga masyarakat bahu membahu mengangkut sampah yang menumpuk di Pinggir jalan dengan menggunakan truk sampah milik DLH Kota Sukabumi.

Menurut Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Peran Serta Masyarakat DLH Kota Sukabumi Arlan Paranti Rifai, penumpukan sampah ini terjadi karena hampir 70 persen petugas kebersihan selama empat hari, yakni dari tanggal 3 hingga 7 Mei 2025 mengikuti tes PPPK yang berlangsung di Bandung.

“Sebelumnya sebagai langkah antisipasi, kami sudah mengeluarkan surat edaran pemberitahuan melalui Kepala Dinas DLH Kota Sukabumi yang berisi himbauan kepada masyarakat agak memilah sampah selama hari pelaksanaan PPPK tersebut,” ungkap Arlan Paranti Rifai.

Diakuinya, dengan ketidakhadiran petugas kebersihan hingga 70 persen tersebut sangat merepotkan, sehingga terjadilah penumpukan sampah ini.

“Titik tampung di suatu wilayah tidak bisa di tentukan, kecuali masyarakat yang menentukan dengan berkoordinasi bersama pihak kelurahan,” akunya.

Kedepannya, untuk penampungan sampah sementara di wilayah ini sedang dikoordinasikan bersama pihak kelurahan dan warga setempat.

“Rencananya titik tampung sampah akan kita coba alihkan ke tempat yang lebih luas,” ujarnya.

Menurutnya, kejadian penumpukan sampah di tempat ini sudah dua kali yang disebabkan kendaraan pengangkut sampah mengalami kerusakan dan saat ini karena petugas kebersihan banyak yang ikut tes PPPK di Bandung.

“Mudah-mudahan dengan kejadian kita bisa lebih bercermin terhadap lingkungan,” harapnya.

Masih di tempat yang sama, Lurah Benteng Try Hastuti mengatakan kejadian ini disebabkan karena petugas sampah sedang mengikuti tes PPPK selama empat hari dan ini sudah ada surat edaran dari DLH Kota Sukabumi.

“Namun, sebenarnya akibat penumpukan sampah ini, bukan hanya sampah rumah tangga saja,” kata Lurah Benteng kepada sukabumitimes.com ketika mengikuti bersih sampah bersama masyarakat dan petugas kebersihan pada Kamis (8/5/2025).

Menurutnya, ada dugaan penyebab lain cepat menumpuknya sampah ini karena diduga ada rumah makan besar yang membuang sampah disini dengan menggunakan mobil pick up.

“Warga yang suka membuang sampah disini hanya warga RW 07, 08, 02 dan RW 10. Kalau hanya warga kita yang membuang sampah tidak akan terjadi penumpukan sampah seperti ini,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian, maka kegiatan ini dilaksanakan bersama dari pihak DLH beserta warga masyarakat mulai dari ketua RT/RW, Karang Taruna hingga petugas kesehatan dari Puskesmas.

“Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya DLH saja tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” bebernya.

Ketika ditanya mengenai keberadaan bank sampah unit mandiri, Try menjawab bahwa di Kelurahan Benteng memang belum ada bank sampah atau TPS3R.

“Tapi kita pikirkan, Karena TPS3R membutuhkan lahan yang luas, sedangkan disini tidak ada ketersediaan lahan tersebut,” jawabnya.

Try mengajak untuk mulai mengelola sampah dari rumah dan pihaknya bersama warga memberikan apresiasi bagi petugas pemungut sampah karena mereka pahlawan yang membuat lingkungan jadi bersih.

“Tanpa mereka kita merasakan dampaknya,” pungkasnya. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *