SUKABUMITIMES.COM – Sekolah Menengah Atas Pesantren Terpadu (SMA PT) Hayatan Thayyibah Sukabumi menyelenggarakan Lomba Antar Regu Penggalang (Largalang) ke-19 Tingkat Jawa Barat (Jabar) dan Banten yang bertempat di Kampus SMA PT Hayatan Thayyibah Sukabumi pada Sabtu (8/2/2025).
Pelaksanan Largalang ke-19 tahun ini di buka dari pihak Pemda Kota Sukabumi, yang dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Gunungpuyuh, juga ada perwakilan Kwarda Provinsi Jabar, dengan tim juri kebanyakan dari kwarcab Kota Sukabumi.
Kepala SMA PT Hayatan Thayyibah Zaenal Arifin mengatakan, bahwa Largalang yang diselenggarakan sampai saat ini sudah memasuki tahun ke-19 dan ini sifatnya rutin setiap tahun.
“Kegiatan ini memang secara rutin dilaksanakan di SMA PT Hayatan Thayyibah, yakni pada bulan Januari atau Februari setiap tahunnya,” kata Kepala SMA Hayatan Thayyibah Zaenal Arifin kepada sukabumitimes.com disela-sela kegiatan di kampus pada Sabtu (8/2/2025).
Zaenal Arifin menyatakan, animo peserta Largalang tahun 2025 ini lebih bagus bila dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah tahun ini animo peserta yang mengikuti Largalang lebih bagus bila dibandingkan tahun 2024 lalu, yakni untuk tahun ini jumlah peserta mencapai 880 orang, sedangkan di tahun 2024 sekitar 600 peserta, terdiri dari 107 regu dari 28 pangkalan,” ujar Kepala SMA Hayatan Thayyibah Zaenal Arifin.
Pihaknya menjelaskan, Largalang ini merupakan salah satu program prioritas SMA PT Hayatan Thayyibah. Karena kita memahami bahwa pendidikan itu bukan hanya di kelas atau menimba ilmu itu bukan hanya di dalam ruangan, bukan hanya akademik saja, melainkan juga nonakademik.
“Bagaimana mereka aktif dalam kegiatan kepramukaan dan juga kebetulan di sini menjadi kegiatan ekstrakurikuler yang sifatnya wajib yang dilaksanakan setiap hari Kamis,” jelasnya.
Adapun jenis yang dilombakan dalam Largalang ini ada sembilan cabang lomba, dimana 4 kategori lomba di eksternal kampus dan 5 lomba dipertandingkan di dalam kampus.
“Adapun Jenis yang dilombakan, yakni Pengetahuan Umum Kepramukaan (PUPK), Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), Bongkar Pasang Tenda (Bongpasten), Semaphore, Morse, dan Sandi-Sandi (SMS), Lomba Kecakapan Baris Berbaris (LKBB), Kemampuan Indra Manusia (KIM), Yel-Yel, Tari Kreasi, dan Pionering,” urai Kepala SMA PT Hayatan Thayyibah Zaenal Arifin.
“Sedangkan dalam kegiatan Largalang ke-19 ini untuk juara umum berhak memperoleh piala bergilir Kwarda Jabar,” tambahnya.

Sudah menjadi tradisi dari tahun ke tahun, lanjut Zaenal Arifin, kepanitiaan Largalang ini adalah para siswa kelas 10. Dalam hal ini seluruh siswa kelas 10 dilibatkan dalam kepanitiaan mulia dari persiapan sampai pelaksanan selesai.
“Jadi semua siswa kelas 10 terlibat dalam kepanitiaan ini yang diarahkan oleh para pembina dan siswa kelas 11. Dimana dengan pengalamannya di tahun kemarin menjadi panitia, maka kemudian ditularkan kepada para siswa kelas 10 yang sekarang jadi panitia pelaksana,” lanjutnya.
Orang nomor satu di SMA PT Hayatan Thayyibah ini menyatakan, setiap siswa yang masuk ke sekolah ini berkesempatan untuk menjadi panitia kegiatan, di kelas 10 mereka menjadi panitia Largalang, sedangkan di kelas 11 menjadi panitia penerimaan tamu Ambalan yang pesertanya kelas 10.
“Kemudian di kelas 12 menjadi panitia kegiatan Laksana dengan peserta kelas 11 dan panitianya jelas 12. Jadi para siswa di sini berpengalaman melaksanakan tiga event kegiatan Pramuka,” tuturnya.
Ketika ditanya mengenai target yang akan di capai dalam pelaksanan kegiatan Largalang ke-19 ini, Kepala SMA PT Hayatan Thayyibah yang murah senyum ini menegaskan, secara internal membangun dan melatih para siswa supaya terlatih melaksanakan berbagai event. Tingkat kreativitas dan kemandirian para siswa terbangun.
“Target secara eksternal itu ingin memperkenalkan SMA PT Hayatan Thayyibah se-Jabar dan Banten,” pungkasnya. (sya/rus)






























