SUKABUMITIMES.com – Prestasi membanggakan diraih siswa MTsN Kota Sukabumi dalam kegiatan Pesantren Ramadan Gen Z yang diselenggarakan oleh Remaja Masjid Agung (RMA) Kota Sukabumi bekerja sama dengan Jalanin Kota Sukabumi.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua OSIM MTsN Kota Sukabumi Shafa Mumtaz Hidayat terpilih sebagai peserta terbaik kelompok putri tingkat SMP/MTs se-Kota Sukabumi.
Pesantren Ramadan Gen Z dilaksanakan di Masjid Agung Kota Sukabumi pada 10–12 Maret 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pelajar dari tingkat SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA se-Kota Sukabumi.
Dari MTsN Kota Sukabumi, terdapat empat siswa yang mengikuti kegiatan tersebut, yakni Shafa Mumtaz Hidayat (Ketua OSIM), Abyan (Ketua RMA), Musa (anggota RMA), dan Raisa Faunia Asalina (pengurus OSIM).
Ketua Panitia Pesantren Ramadan Gen Z, Ika Susilawati, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Soul-Healing Ramadhan: Unplug & Reconnect.” Tema tersebut mengajak generasi muda untuk sejenak melepaskan diri dari hiruk-pikuk dunia digital sekaligus menyembuhkan mental dan menata kembali niat serta visi pendidikan di masa depan.
Secara filosofis, tema ini mendorong generasi Z untuk “unplug” atau melepaskan diri dari tekanan dan ekspektasi sosial, serta “reconnect” dengan Tuhan dan diri sendiri.
Melalui kegiatan ini diharapkan peserta memiliki strategi manajemen stres serta pandangan yang lebih jernih mengenai masa depan pendidikan mereka.
Prestasi juga diraih siswa MTsN Kota Sukabumi lainnya. Abyan, Ketua RMA MTsN Kota Sukabumi, terpilih sebagai peserta terbaik kelompok putra. Dengan demikian, dua kategori peserta terbaik tingkat SMP/MTs berhasil diraih oleh siswa dari MTsN Kota Sukabumi.
Shafa Mumtaz Hidayat mengaku tidak menyangka dirinya akan terpilih sebagai peserta terbaik dalam kegiatan tersebut.
“Saya tidak percaya, bahkan sempat bengong karena disebut pertama kali dan diumumkan menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Menurut Shafa, selama kegiatan berlangsung dirinya berusaha aktif mengikuti setiap sesi, baik dalam paparan materi maupun saat dinamika kelompok.
“Saya berusaha mengikuti materi dengan baik. Kalau ada kesempatan bertanya, saya bertanya kepada pembicara. Saat dinamika kelompok juga saya mencoba aktif,” jelasnya.
Shafa menilai kegiatan Pesantren Ramadan Gen Z memberikan banyak manfaat bagi dirinya dan para peserta lainnya.
“Pembicaranya bagus, jadi saya betah mendengarkan tausiahnya. Selain mendapat banyak ilmu, saya juga bisa mengenal teman-teman dari sekolah lain,” kata Shafa, putri tunggal pasangan Syarif Hidayat dan Sri Sumarni.
Ia pun mengaku termotivasi untuk kembali mengikuti kegiatan serupa jika diselenggarakan kembali di masa mendatang.
Sementara itu, Humas MTsN Kota Sukabumi, Yayu Sa’diyyah, yang mendampingi para siswa selama kegiatan berlangsung, mengaku merasa senang, bahagia, sekaligus bangga atas pencapaian anak didiknya.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga karena siswa MTsN Kota Sukabumi mampu membawa warna tersendiri dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman mengikuti Pesantren Ramadan Gen Z dapat memberikan dampak positif bagi para siswa.
“Kami berharap anak-anak mampu lebih mengendalikan diri dan emosi, serta yang paling penting memiliki visi pendidikan yang lebih jelas ke depan,” pungkasnya. (sya)

























